Takashi Tezuka Pensiun, Sang Maestro di Balik Mario dan Zelda Pamit dari Nintendo

Tokyo, Senin 11 Mei 2026-VNNMedia- Nintendo kehilangan figur kunci di balik kesuksesan waralaba besar seperti Super Mario dan The Legend of Zelda, setelah Takashi Tezuka umumkan pensiun dari perusahan gim raksasa itu

Dilansir dari Antara, pengumuman tersebut disampaikan melalui dokumen mengenai perubahan personel perusahaan yang perilisannya bersamaan dengan laporan keuangan kuartalan Nintendo. Takashi sendiri saat ini menjabat sebagai Executive Officer Nintendo, seperti dilaporkan Engadget edisi Jumat (8/5)

Sementara itu dalam laporan keuangan terbarunya, Nintendo mencatatkan performa keuangan yang sangat kuat, terutama didorong oleh peluncuran dan penjualan konsol Nintendo Switch 2

Di sisi lain, perusahaan berencana menaikkan harga konsol Switch 2 dan aksesoris Nintendo lainnya mulai bulan September 2026

Dalam pengumumannya, Nintendo menyebut jika kenaikan tidak bisa dihindari karena berbagai perubahan kondisi pasar yang diperkirakan akan berlanjut dalam jangka waktu menengah hingga panjang

Takashi Tezuka dan Karir Suksesnya di Nintendo

Takashi Tezuka mengawali perjalanannya di Nintendo pada pertengahan 1980-an dan segera menjadi rekan kreatif utama bagi Shigeru Miyamoto

Peran pentingnya adalah menerjemahkan berbagai ide kreatif menjadi mekanisme permainan yang solid bagi para pemain. Dalam waralaba “The Legend of Zelda”, ia memulai sebagai desainer grafis untuk gim pertama dan kemudian dipercaya menjadi sutradara untuk judul-judul besar seperti “A Link to the Past” serta “Link’s Awakening”

Kontribusi besarnya pada seri “Super Mari”o terlihat jelas melalui keterlibatannya dalam desain “Super Mario Bros. 3” dan “Super Mario World”. Selain itu, ia juga memimpin pengembangan seri “Yoshi” dan menjabat sebagai produser untuk seri populer lainnya seperti “Animal Crossing” dan “Pikmin”

Sebagai seorang desainer, Tezuka dikenal sangat fokus pada detail visual dan narasi yang unik. Ia merupakan sosok jenius di balik terciptanya karakter ikonik yang memberikan kesan lembut dan lucu, seperti “Yoshi” dan “hantu Boo”

Sebelum memasuki masa purnatugas, ia menduduki posisi eksekutif senior di divisi Nintendo Entertainment Planning & Development (EPD) untuk mengawasi kualitas serta kreativitas berbagai proyek gim terbaru

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News