
JAKARTA, 21 APRIL 2026 – VNNMedia – Pemerintah memastikan kesiapan penuh penyelenggaraan angkutan haji 2026 menjelang keberangkatan kloter pertama jemaah Indonesia yang dijadwalkan mulai Rabu, 22 April 2026. Tahun ini, sebanyak 221.000 jemaah akan diberangkatkan secara bertahap hingga Mei melalui ratusan kelompok terbang (kloter).
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa operasional angkutan haji merupakan misi besar yang membutuhkan koordinasi lintas sektor.
“Ini bukan operasi biasa. Lebih dari 221 ribu jemaah diberangkatkan dari 14 embarkasi melalui 525 kloter. Karena itu, keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi prioritas utama,” ujarnya usai meninjau Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.
Terminal 2F disiapkan khusus untuk melayani sekitar 35.000 calon jemaah haji dari 84 kloter embarkasi Jakarta, meliputi Pondok Gede, Cipondoh, dan Bekasi. Fasilitas ini dirancang terintegrasi guna mempercepat proses layanan sekaligus meningkatkan kenyamanan jemaah.
Selain kesiapan fasilitas bandara, pemerintah juga memastikan dukungan armada penerbangan dari dua maskapai, yakni Garuda Indonesia dan Saudia Airlines, yang akan melayani ratusan kloter penerbangan haji.
Untuk menjamin keamanan, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengawasan ketat melalui ramp check pesawat, kesiapan 14 bandara embarkasi, hingga koordinasi internasional guna mengantisipasi potensi gangguan operasional.
“Kami pastikan seluruh aspek keselamatan penerbangan terpenuhi, termasuk kelaikudaraan pesawat dan kesiapan maskapai. Koordinasi dengan seluruh stakeholder terus diperkuat,” kata Dudy.
Jadwal Penting Haji 2026
Rangkaian ibadah haji 1447 H/2026 M telah disusun, dimulai dari:
21 April: Jemaah mulai masuk asrama haji
22 April – 6 Mei: Pemberangkatan gelombang I ke Madinah
7 – 21 Mei: Pemberangkatan gelombang II ke Jeddah
26 Mei: Wukuf di Arafah
27 Mei: Hari Raya Iduladha
1 Juni: Awal pemulangan gelombang I ke Indonesia
16 Juni – 1 Juli: Kedatangan gelombang II di Tanah Air
Dengan berbagai persiapan tersebut, pemerintah optimistis penyelenggaraan angkutan haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan tepat waktu, sekaligus memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh jemaah Indonesia.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News