
SURABAYA, 8 MEI 2026 – VNNMedia – Embarkasi Surabaya memastikan proses pemberangkatan jemaah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi tetap berjalan lancar meski terdapat laporan tiga jemaah wafat di Arab Saudi.
Hingga 8 Mei 2026, sebanyak 23.519 jemaah dan petugas haji telah diterbangkan ke Tanah Suci atau sekitar 53 persen dari total rencana keberangkatan tahun ini yang mencapai 44.080 orang.
Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan operasional pemberangkatan memasuki hari ke-18 tetap berlangsung tertib dengan seluruh kloter berangkat tepat waktu.
“Alhamdulillah, seluruh kloter yang telah diterbangkan dapat berangkat sesuai jadwal tanpa keterlambatan. Koordinasi antarpetugas terus diperkuat agar pelayanan kepada jemaah tetap optimal,” katanya.
Tiga jemaah yang wafat di Tanah Suci masing-masing Kamariyah Dul Tayib dari Kloter 8 Kabupaten Pasuruan, Abd. Wachid dari Kloter 7 Kabupaten Pasuruan, dan Fajar Puja Sasmita dari Kloter 11 Kota Malang.
PPIH Embarkasi Surabaya menyampaikan duka mendalam atas wafatnya ketiga jemaah tersebut dan memastikan seluruh hak serta layanan jemaah tetap dipenuhi sesuai prosedur.
“Kami turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji asal Embarkasi Surabaya di Tanah Suci. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar As’adul Anam.
Secara keseluruhan, hingga saat ini sebanyak 62 kelompok terbang (kloter) telah diberangkatkan. Dari jumlah itu, 10.904 merupakan jemaah laki-laki dan 12.615 perempuan.
Embarkasi Surabaya tahun ini melayani pemberangkatan 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah haji dan umrah yang terbagi dalam 116 kloter.
Dalam operasional pemberangkatan, tercatat terdapat 87 mutasi keluar akibat berbagai faktor seperti kondisi kesehatan, penundaan keberangkatan, perpindahan kloter, hingga pendamping jemaah.
Namun, PPIH berhasil menekan jumlah kursi kosong dengan melakukan mutasi masuk sebanyak 46 orang, baik dari daftar cadangan maupun perpindahan antar-kloter. Saat ini, sisa kursi kosong tinggal 41 seat.
Selain itu, terdapat tujuh jemaah yang masih tertunda keberangkatannya di Asrama Haji Surabaya karena faktor kesehatan dan pendampingan.
PPIH juga mencatat kedatangan 1.140 calon jemaah haji pada 9 Mei 2026 yang berasal dari Kabupaten Bangkalan, Bali, Sidoarjo, Banyuwangi, dan Jember.
Sementara itu, jemaah tertua pada fase awal pemberangkatan tercatat atas nama Tukiran Abd Razak asal Kabupaten Malang yang berusia 98 tahun.
PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan akan terus menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan seluruh jemaah agar proses pemberangkatan haji tahun ini berjalan aman dan lancar.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News