Embarkasi Surabaya Rampungkan Pemberangkatan 44 Ribu Jamaah Haji 2026

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam

SURABAYA, 22 MEI 2026 – VNNMedia – Embarkasi Surabaya resmi menuntaskan operasional pemberangkatan jamaah haji tahun 1447 H/2026 M dengan total 44.000 jamaah dan petugas berhasil diterbangkan ke Tanah Suci.

Berdasarkan laporan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) per 21 Mei 2026 pukul 21.00 WIB, jumlah tersebut mencapai 100 persen dari total realisasi keberangkatan haji tahun ini.

Total rencana pemberangkatan Embarkasi Surabaya tercatat sebanyak 44.029 orang yang terdiri atas 43.263 jamaah dan 766 petugas pendamping.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar, tertib, dan sesuai jadwal. “Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi seluruh petugas, stakeholder, serta dukungan masyarakat,” ujar As’adul Anam, Jumat (22/5/2026).

Dari total jamaah yang diberangkatkan, sebanyak 42.082 orang berasal dari Jawa Timur, 674 jamaah dari Bali, dan 480 jamaah dari Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara jumlah petugas yang turut diberangkatkan mencapai 764 orang.

Komposisi jamaah dan petugas terdiri atas 20.603 laki-laki dan 23.397 perempuan.

PPIH juga mencatat capaian ketepatan waktu penerbangan atau On Time Performance (OTP) yang tinggi. Sebanyak 111 kloter diberangkatkan tepat waktu tanpa mengalami keterlambatan maupun percepatan jadwal penerbangan.

Selama operasional berlangsung, tercatat 194 mutasi keluar jamaah. Penyebabnya beragam, mulai dari sakit di daerah maupun asrama haji, jamaah hamil, pendamping batal berangkat, jamaah wafat, hingga perpindahan kloter.

Selain itu, terdapat 114 mutasi masuk jamaah untuk mengisi kursi kosong sehingga kapasitas penerbangan tetap optimal. Hingga akhir operasional, masih terdapat 80 kursi kosong atau open seat.

“PPIH terus melakukan optimalisasi pengisian kursi kosong agar kapasitas penerbangan maksimal dan pelayanan tetap efektif,” katanya.

Dalam pelayanan kesehatan, satu jamaah haji asal Kabupaten Gresik atas nama Tini Atmin (56), Kloter 43, dilaporkan wafat di Asrama Haji Surabaya akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya. PPIH menyampaikan belasungkawa dan doa bagi jamaah yang wafat selama proses pemberangkatan.

Musim haji tahun ini juga mencatat jamaah termuda atas nama Fardhan Aruna Syafzani Wibowo usia 13 tahun asal Bali yang tergabung dalam Kloter 71. Sedangkan jamaah tertua adalah Marsiyah Salim usia 104 tahun asal Kabupaten Kediri pada Kloter 112.

PPIH Embarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan maksimal hingga seluruh rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026 selesai dilaksanakan.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News