
Jakarta, Rabu 10 Juni 2026-VNNMedia- Penyakit jantung terus menempati posisi teratas sebagai beban pembiayaan katastropik tertinggi yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan
Melansir Bloomberg Technoz, berdasarkan paparan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, total pembayaran klaim yang telah diselesaikan BPJS atas tujuh kelompok penyakit katastropik sampai dengan April 2026 adalah sebesar Rp17,39 triliun dimana penyakit jantung masih menelan porsi pembiayaan paling banyak sebesar Rp6,06 triliun (34,85%) dengan jumlah kasus mencapai 10,13 juta
Berdasarkan data BPJS tahun 2025 penyakit ini juga menempati urutan pertama dengan total pembiayaan menembus Rp17,35 triliun untuk 29,73 juta kasus
Sementara pembayaran klaim untuk gagal ginjal sampai dengan April 2026 adalah sebesar Rp4,67 triliun untuk 4,43 juta kasus-menempatkannya di urutan kedua-disusul kanker dengan Rp3,43 triliun untuk 2,41 juta kasus, dan stroke dengan Rp2,55 triliun untuk 3,20 juta kasus
Tiga penyakit katastropik lainnya yaitu hemofilia, thalassemia, dan sirosis hati masing-masing menyerap anggaran kesehatan sebesar Rp300,88 miliar, Rp290,06 miliar dan Rp87,47 miliar
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News