Kebebasan Pers Global 2026 Capai Titik Terendah

Paris, Jumat 01 Mei 2026-VNNMedia- Kelompok jurnalis internasional, Reporters Without Borders (RSF), melaporkan bahwa skor rata-rata kebebasan pers di 180 negara dan kawasan saat ini berada pada level terendah sejak pemeringkatan global pertama kali diterbitkan pada tahun 2002

Dalam laporan tahunan yang dirilis pada Kamis (30/4), organisasi yang berbasis di Paris tersebut menyoroti tren penurunan yang mengkhawatirkan di seluruh dunia

Berdasarkan analisis RSF, penyebab utama kemerosotan ini adalah meningkatnya penyalahgunaan undang-undang darurat di berbagai negara yang berujung pada kriminalisasi jurnalisme

Selain itu, perluasan regulasi restriktif dengan dalih kebijakan keamanan nasional dianggap telah mengikis hak publik atas informasi, sebuah fenomena yang bahkan mulai merambah ke negara-negara dengan sistem demokrasi yang kuat

Salah satu penurunan paling signifikan terjadi pada Amerika Serikat yang merosot tujuh peringkat ke posisi ke-64. Laporan tersebut mencatat adanya tekanan dari Presiden Donald Trump terhadap organisasi berita untuk melunakkan sikap kritis terhadap dirinya, yang dinilai mencederai pilar kebebasan media di negara tersebut

Norwegia berhasil mempertahankan posisinya sebagai negara dengan tingkat kebebasan pers tertinggi di dunia selama sepuluh tahun berturut-turut. Menyusul di posisi teratas lainnya secara berurutan adalah Belanda, Estonia, Denmark, Swedia, Finlandia, dan Irlandia

Laporan ini menjadi peringatan keras bagi komunitas internasional mengenai pentingnya menjaga ruang gerak jurnalisme yang bebas dan independen di tengah tantangan politik global, dilansir dari NHK News

Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News