
SUMENEP, 25 April 2026 – VNNMedia – Sudah kesekian kalinya Pemerintah Kabupaten Sumenep kembali menggelar Gerakan Aman, Sehat, Resik dan Indah (ASRI) di seputar kota. Kali ini masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan aksi bersih-bersih di sejumlah ruas jalan di kawasan kota bagian tengah hingga timur kota.
Sebelumnya tiga kali bersih-bersih lingkungan dilaksanakan di seputar kota dan selatan kota, yakni mulai dari Jalan Halim Perdana Kusuma hingga sepanjang Jalan Trunojoyo. Kemudian dari Jalan Syahid Husin, Jalan Urip Sumoharjo, hingga Jalan Raung dan Jalan KH. Wahid Hasyim.
Selanjutnya menyasar bagian barat kota, dimulai dari Jalan Pahlawan, Jalan Teuku Umar, Jalan Raya Kebunagung hingga Jalan Asta Tinggi dan kali ini kembali menyasar tengah kota hingga timur kota, tepatnya mulai dari Jalan Dr. Cipto, Jalan Lingkar Timur dan sepanjang Jalan KH. Mansyur.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni Yusuf, menyampaikan, bersih-bersih kali ini selain menyasar area perkotaan dan fasilitas umum, namun juga menyentuh titik-titik kumuh yang selama ini kurang terjangkau.
”Seluruh armada dan personel kebersihan juga kami kerahkan untuk mendukung kegiatan ini,” ujarnya, Jumat (24/04/2026).
Dikatakan, Pemkab Sumenep juga menginisiasi gerakan bersih-bersih massal yang dilaksanakan secara serentak mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga pelosok desa. Termasuk juga instansi vertikal, BUMN, BUMD, TNI dan Polri.
Pihaknya mengajak semua berpartisipasi aktif termasuk masyarakat juga sangat diharapkan untuk kembali menguatkan budaya gotong-royong.
“Para camat, lurah, dan kepala desa, bersama masyarakat juga serentak melaksanakan Jumat Bersih di wilayahnya masing-masing, seperti halnya hari ini di Kecamatan Kalianget mengajak BUMN PT. Garam dan Pelindo,” tandasnya.
Diakui pula, tujuan utama dari kegiatan tersebut untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk dan bibit penyakit, memastikan saluran air lancar guna mencegah genangan saat hujan lebat, serta merubah pola pikir warga agar tidak lagi membuang sampah sembarangan.
Selanjutnya, gerakan Jumat Bersih ini, juga menerapkan budaya bersih-bersih di lingkungan kantor masing-masing yang dilaksanakan setiap Selasa. Dan diharapkan bersih-bersih ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, melainkan rutinitas dan budaya bagi masyarakat.
“Kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan diharapkan terus berdampak, sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, bersih, dan indah sesuai harapan bersama,” pungkasnya.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia