
SURABAYA, 12 AGUSTUS 2025 – VNNMedia – Bagi wisatawan Muslim yang ingin menikmati liburan laut tanpa khawatir soal kehalalan makanan dan hiburan, konsep Islamic cruise menawarkan pengalaman berbeda yang kini mulai dilirik di Indonesia. Aroya Cruises yang merupakan salah satu pelopor pelayaran halal memperkenalkan layanannya saat roadshow di Surabaya, Senin (11/8/2025).
Berbeda dari kapal pesiar konvensional, Islamic cruise menghadirkan suasana bebas alkohol, tanpa judi, dengan pilihan hiburan dan kajian Islami. Semua menu di restoran kapal dijamin halal, sementara fasilitasnya tetap setara kapal pesiar modern—mulai dari hiburan, kolam renang, hingga kegiatan keluarga.
“Tidak banyak yang tahu kalau ada kapal pesiar halal. Ini memberikan pengalaman berlayar yang benar-benar berbeda, dan peminatnya semakin banyak,” ujar Project Director Islamic Cruise Malaysia, Ab Rahman Mohd Ali.
Aroya Cruises memulai pelayaran pada Desember 2024 dengan paket populer 3 hari 2 malam rute Kuala Lumpur–Langkawi–Kuala Lumpur, mulai 274 dolar AS. Paket terpanjangnya, 14 hari dari Port Klang ke Jeddah, dibanderol mulai 4.117 dolar AS dan kerap dipadukan dengan perjalanan umroh. Dalam rute tersebut, kapal akan singgah di Malaysia, Indonesia, Maladewa, Oman, hingga Arab Saudi.
Dengan kapasitas 3.000 kabin, perusahaan menargetkan 60 persen penumpangnya berasal dari Indonesia. “Hari ini kami bertemu 43 agen perjalanan dari Surabaya dan sekitarnya. Ke depan, kami ingin pelayaran dimulai langsung dari pelabuhan Indonesia,” tambah Ab Rahman.
GSA Manager PT Megatrans Nusantara, Abdul Azis Maliki, menilai konsep ini memiliki segmen pasar kuat di Indonesia. “Banyak yang mencari liburan laut bebas alkohol dan judi, ditambah kajian Islami. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar adalah pasar ideal,” ujarnya.
Assistant Director Megatrans Nusantara, Dede H. Hartono, menambahkan peluang kolaborasi dengan maskapai penerbangan sangat besar. “Load factor Malaysia Airlines rute Surabaya–Kuala Lumpur sudah 95 persen. Jika digabung dengan paket pelayaran halal, daya tariknya akan semakin tinggi,” jelasnya.
Setelah Surabaya, promosi akan berlanjut ke Bandung, Makassar, dan Aceh.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News