Angkutan Barang KAI Daop 8 Surabaya Melonjak 10% di Awal 2026

SURABAYA, 30 APRIL 2026 – VNNMedia – Kinerja angkutan barang PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan tren positif pada awal 2026. Sepanjang Triwulan I (Januari–Maret), volume logistik yang diangkut mencapai 713.125 ton, naik sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 649.263 ton.

Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap kereta api sebagai moda transportasi logistik yang efisien, andal, dan semakin relevan untuk distribusi barang berkelanjutan.

Dari sisi komoditas, angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya didominasi peti kemas dengan volume mencapai 385.088 ton. Selain itu, pengiriman juga mencakup komoditas penting seperti bahan bakar minyak (BBM), semen, pupuk, hingga bahan pangan.

Distribusi tersebut menjangkau berbagai wilayah strategis di Jawa Timur melalui jaringan logistik terintegrasi yang menghubungkan pelabuhan, kawasan industri, dan sentra produksi.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyebut peningkatan ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menghadirkan layanan logistik yang adaptif terhadap kebutuhan pelanggan.

Menurutnya, kereta api kini semakin menjadi solusi utama distribusi barang karena menawarkan ketepatan waktu, efisiensi biaya, serta lebih ramah lingkungan dibanding moda transportasi darat lainnya.

Selain berdampak pada kinerja perusahaan, peningkatan volume angkutan ini juga mendukung upaya pengurangan emisi karbon di sektor transportasi. Kereta api dikenal memiliki efisiensi energi lebih baik dan menghasilkan emisi yang lebih rendah, sehingga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan.

Capaian ini sekaligus menegaskan keberhasilan transformasi layanan KAI dalam menjawab tantangan logistik nasional dan memperkuat perannya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News