
Washington DC, Selasa 12 Mei 2026-VNNMedia- Presiden Donald Trump melontarkan kritik tajam terhadap dua Hakim Agung pilihannya, Neil Gorsuch dan Amy Coney Barrett, setelah keduanya bergabung dalam mayoritas putusan Mahkamah Agung yang membatasi kebijakan tarifnya
baca juga: Pengadilan Federal AS Nyatakan Tarif Trump 10% Ilegal
Melansir ABC News, melalui Truth Social pada hari Minggu, Trump menyatakan bahwa keputusan tersebut sangat merugikan negara dan memaksa Amerika Serikat mengembalikan dana sebesar US$159 miliar kepada pihak asing
Menurutnya, para hakim seharusnya menyertakan keterangan singkat agar uang yang telah dibayarkan oleh negara lain tidak perlu dikembalikan ke pihak yang ia sebut telah menipu Amerika selama bertahun-tahun
Dalam putusan 6-3 yang dipimpin Ketua Mahkamah Agung John Roberts pada Februari lalu, pengadilan berpendapat bahwa Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional tidak memberi wewenang bagi Presiden untuk mengenakan tarif secara luas
Roberts menegaskan bahwa peran pengadilan dibatasi oleh Konstitusi dan tidak mengklaim keahlian khusus dalam urusan ekonomi maupun luar negeri. Sementara itu, Hakim Clarence Thomas, Brett Kavanaugh, dan Samuel Alito memiliki pendapat berbeda yang mendukung wewenang presiden dalam situasi darurat nasional
Trump juga menyiratkan ketidakpuasannya terhadap independensi para hakim yang ia tunjuk dengan menyatakan bahwa mereka menunjukkan sedikit rasa hormat kepada negara
Ia bahkan berseloroh bahwa dirinya yang seharusnya ingin menambah jumlah jabatan di Mahkamah Agung karena para hakim dari Partai Republik sering kali tidak sejalan dengan visinya
Neil Gorsuch sendiri sebelumnya telah menanggapi kritik serupa dengan menyatakan komitmennya untuk tetap bekerja secara independen dan tanpa rasa takut dalam menjalankan tugas yudisialnya.
Selain masalah tarif, Trump mengungkapkan kekhawatiran bahwa Mahkamah Agung akan memblokir upayanya untuk membatasi akses kewarganegaraan berdasarkan kelahiran, yang sidangnya telah dimulai sejak April
Ia menutup pernyataannya dengan memperingatkan bahwa keputusan-keputusan besar yang dianggapnya tidak menggunakan akal sehat ini dapat membuat kondisi ekonomi Amerika Serikat menjadi tidak berkelanjutan dan terancam runtuh
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News