Angka Anak di Jepang Turun 45 Tahun Berturut-turut Menjadi 13,3 Juta Jiwa

Tokyo, Rabu 06 Mei 2026-VNNMedia- Masyarakat Jepang merayakan Hari Anak pada tanggal 5 Mei di tengah awan mendung krisis demografi. Data terbaru dari pemerintah setempat menunjukkan bahwa jumlah anak-anak di negara tersebut terus menyusut hingga menyentuh angka 13,3 juta jiwa, menandai penurunan selama 45 tahun berturut-turut

Kementerian Dalam Negeri Jepang memperkirakan terdapat sekitar 13,29 juta anak berusia 14 tahun ke bawah terhitung hingga tanggal 1 April. Angka ini menunjukkan penurunan sebesar 350.000 anak jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Dari total keseluruhan tersebut, anak laki-laki mendominasi dengan jumlah 6,81 juta jiwa, sementara anak perempuan berjumlah 6,48 juta jiwa

Tren penurunan ini semakin mengkhawatirkan jika melihat data berdasarkan rentang usia, di mana jumlah populasi akan semakin mengecil pada kelompok usia yang lebih muda. Sebagai gambaran, terdapat 3,09 juta anak yang berada di usia 12 hingga 14 tahun. Namun, jumlahnya merosot tajam menjadi hanya 2,13 juta anak pada kelompok usia emas 0 hingga 2 tahun

Saat ini, anak-anak hanya mencakup 10,8% dari keseluruhan total populasi di Jepang. Persentase tersebut mengalami penurunan sebesar 0,3 poin dibandingkan tahun lalu, sekaligus mencatat rekor penurunan persentase selama 52 tahun berturut-turut.

Berdasarkan data dari Prospek Populasi Dunia PBB per 1 Juli 2025, angka proporsi anak di Jepang tersebut merupakan yang terendah kedua di dunia di antara negara-negara dengan populasi lebih dari 40 juta orang. Posisi terendah pertama ditempati oleh tetangganya, Korea Selatan, dengan persentase anak yang hanya mencakup 10,2% dari populasinya, dilansir dari NHK News

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News