
Jakarta, Kamis 19 Februari 2026 – VNNMedia – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menegaskan komitmennya dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatera.
“Progres penanganan pasca bencana di wilayah Sumatera menunjukkan capaian signifikan di berbagai sektor,” ujar Menteri PU Dody Hanggodo dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/2/2026) dilansir Antara.
Dody mengatakan saat ini sektor layanan dasar seperti progres air baku dan air bersih telah mencapai 71 persen, dengan 153 dari 176 unit Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) kembali fungsional.
Pada sektor konektivitas, jalan dan jembatan nasional telah 100 persen berfungsi kembali. Sementara itu, jalan daerah telah mencapai progres 93 persen dan jembatan daerah 63 persen.
Selain itu, untuk sektor sumber daya air, 25 dari 31 daerah irigasi terdampak saat ini dalam penanganan dengan progres 81 persen. Seluruh Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur (IPLT) terdampak juga telah ditangani 100 persen.
Terkait pembangunan 1.301 unit rumah hunian, progres rata-rata telah mencapai 64 persen dan ditargetkan selesai pada Februari 2026.
Dody mengungkapkan di sektor pengendalian banjir dan sedimen, Kementerian PU mempercepat pembangunan 108 struktur sabo works yang terdiri dari 98 sabo dam dan 10 sand pocket guna mengendalikan material dari hulu sungai dan melindungi kawasan hilir secara berkelanjutan.
“Ada sekitar 100 sabo dam yang akan kita bangun di Aceh dan Sumatera Utara. Memang belum waktunya, tapi kami takut kejadian ini akan kembali berulang, sehingga kita lakukan percepatan pembangunan sabo dam dengan model design and build. Mudah-mudahan dalam waktu 2–3 bulan, tepatnya ada 108 sabo dam di tiga provinsi bisa kita bangun dan selesaikan,” ujar Dody.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News