
Islamabad, 20 April 2025-VNNMedia- Sebanyak 160 orang telah ditangkap terkait 20 serangan terpisah yang menyasar gerai fast food asal Amerika Serikat (AS), Kentucky Fried Chicken (KFC), seperti diumumkan pemerintah Pakistan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu (19/4)
“Sebanyak 20 insiden terjadi di Pakistan dengan satu korban tewas. Pria itu adalah karyawan KFC,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Pakistan, Talal Chaudry
Menurut kepolisian setempat korban tewas tersebut merupakan staf KFC cabang Lahore yang ditembak mati pada 13 April lalu, meski motif penembakan belum diketahui namun aparat setempat menengarai karyawan tersebut merupakan korban dari sentimen anti Amerika Serikat yang marak di negara tersebut sejak konflik Gaza memanas pada Oktober 2023
Chaudry dalam keterangan persnya mengumumkan sebanyak 145 orang yang diduga terkait insiden penyerangan KFC di tangkap di provinsi Punjabi sementara 15 sisanya ditangkap di Islamabad
Lebih lanjut, Chaudry mengatakan keprihatinannya akan serangan yang menyasar KFC dimana banyak karyawan yang merupakan penduduk asli Pakistan serta bahan baku yang juga didapat dari pemasok lokal. “Restoran-restoran ini mendapatkan semua bahan bakunya secara lokal dan mempekerjakan staf Pakistan, dan pendapatan mereka tetap berada di dalam negeri
KFC Pakistan telah menjadi sasaran protes dan boikot oleh partai-partai Islam sejak konflik Gaza mencuat, mereka menganggap KFC merupakan representasi AS, negara yang diketahui mendukung Israel
Pada Maret tahun lalu KFC Khasmir diserbu massa dengan meneriakkan “Bebaskan Palestina”, dan pada April tahun ini beberapa gerai KFC kembali jadi sasaran, dimana pengunjuk rasa memecahkan jendela, membakar dan mangancam karyawan di gerai tersebut
sumber: The Straits Times
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News