
Washington DC, Rabu 06 Mei 2026-VNNMedia- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump putuskan untuk menunda operasi militer di Selat Hormuz, yang disebutnya sebagai “Project Freedom”
Dilansir dari Antara, menurut Trump keputusan itu diambil setelah mendapat masukan dari Pakistan selaku mediator konflik AS-Iran, dan beberapa negara lainnya, dalam upaya menuju kesepakatan damai permanen dengan Iran
“Berdasarkan permintaan Pakistan dan negara-negara lain, keberhasilan militer luar biasa yang telah kami capai selama operasi militer terhadap negara iran dan selain itu, fakta bahwa kemajuan besar telah dicapai menuju kesepakatan lengkap dan final dengan perwakilan Iran,” tulis Trump di medsos miliknya, Truth Social
“Kami telah sepakat bersama bahwa sementara blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Project Freedom akan dijeda untuk waktu singkat guna melihat apakah kesepakatan itu dapat difinalisasi dan ditandatangani,” imbuhnya
Sebagai informasi, pada hari Minggu (3/5), Donald Trump mengumumkan sebuah operasi militer untuk Selat Hormuz yang dinamakan ‘Project Freedom, dengan tujuan membantu kapal-kapal melintasi selat tersebut dengan selamat
Pusat Komando AS (CENTCOM) mengatakan jika untuk operasi tersebut, Pentagon akan mengerahkan kapal perusak rudal berpemandu, 100 lebih pesawat berbasis darat dan laut, sistem nirawak multi-domain, serta 15.000 tentara
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News