Trump Sanksi Otoritas Selat Hormuz: Tidak Boleh Ada yang Mengendalikan!

Washington DC, Kamis 28 Mei 2026-VNNMedia- Washington mengumumkan pemberian sanksi terhadap otoritas khusus Iran yang bertanggungjawab atas lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz

“Entitas berikut telah ditambahkan ke dalam daftar SDN (Specially Designated NAtionals) OFAC: Persian Gulf Strait Authority,” jelas Kantor Pengawasan Aset Luar Negeri (OFAC/Office of Foreign Assets Control), yang berada di bawah Departemen Keuangan AS, pada hari Rabu (27/5), mengutip Antara

Bersamaan dengan itu, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak boleh dikendalikan oleh Iran maupun negara lainnya. “Tidak. selat itu akan terbuka bagi semua pihak. Itu adalah perairan internasional, tidak ada yang akan mengendalikannya. Kami akan mengawasinya, tetapi tidak ada yang akan mengendalikannya,” tegas Trump di rapat kabinet

Trump kemudian menjelaskan bahwa isu terkait selat krusial tersebut sedang dalam proses negosiasi dengan Iran, meski Teheran ingin menguasainya, ia tidak akan membiarkan hal itu terjadi

Sementara itu sejumlah media di Iran menlaporkan bahwa pemerintah Iran telah menyusun draft awal MoU dengan AS, yang mendesak negara tersebut untuk menarik militernya serta mencabut blokade maritimnya

Jika dua syarat itu disetujui, maka Iran akan membebaskan kapal komersial melintasi Selat Hormuz-dengan kondisi sama sebelum perang- selama sebulan, untuk kemudian akan melakukan pengelolaan selat secara bersama dengan Oman. Laporan juga mengungkap bahwa AS telah menyetujui syarat tersebut, termasuk menerima rute-rute transit kapal yang ditentukan Teheran

Namun laporan tersebut nampaknya berbeda dengan pernyataan Trump pada hari Rabu kemarin, dimana secara tegas ia mengancam akan ‘meledakkan’ Oman jika negara itu berusaha mengendalikan Selat Hormuz

“Oman akan berperilaku seperti negara lain atau kami harus meledakkan mereka. Mereka mengerti itu, mereka akan baik-baik saja,” ujar Trump

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News