
TULUNGAGUNG, 15 MEI 2026 – VNNMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pendidikan merupakan investasi terbaik bagi masa depan generasi muda saat meresmikan rehabilitasi dan revitalisasi 45 SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Peresmian program revitalisasi sekolah itu dipusatkan di SMKN 1 Tulungagung, Kamis (14/5/2026), dengan total anggaran mencapai Rp46,9 miliar.
Menurut Khofifah, pembangunan sektor pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada perbaikan fisik gedung, tetapi juga harus mampu menghadirkan lingkungan belajar yang layak, aman, dan nyaman bagi siswa.
“Setiap rupiah yang kita keluarkan untuk pendidikan sejatinya bukan biaya belanja, tetapi investasi terbaik bagi masa depan anak-anak kita,” ujar Khofifah.
Ia mengatakan revitalisasi sekolah menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur membangun sumber daya manusia unggul dan berdaya saing melalui program Jatim Cerdas.
Program tersebut mencakup pembangunan dan rehabilitasi berbagai fasilitas pendidikan. Untuk SMA dilakukan perbaikan ruang kelas, laboratorium biologi, perpustakaan, ruang administrasi, hingga toilet.
Sementara di tingkat SMK, revitalisasi meliputi pembangunan ruang praktik siswa, laboratorium IPA, ruang komputer, ruang BK, ruang OSIS, UKS, serta ruang kelas baru.
Adapun untuk SLB, rehabilitasi dilakukan pada ruang kelas, ruang keterampilan, perpustakaan, tempat ibadah, hingga fasilitas penunjang lainnya.
Dari total anggaran Rp46,9 miliar, Kabupaten Tulungagung menerima alokasi terbesar yakni Rp23,2 miliar untuk 20 sekolah. Kabupaten Trenggalek mendapat Rp8,5 miliar untuk 11 sekolah, sedangkan Kabupaten Pacitan memperoleh Rp15,1 miliar untuk 13 sekolah.
Khofifah menilai revitalisasi sekolah juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus membangun karakter generasi muda Jawa Timur. “Anak-anak Jawa Timur harus belajar di ruang yang aman, sehat, dan memuliakan martabat mereka sebagai generasi penerus bangsa,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menambahkan revitalisasi sarana pendidikan menjadi komitmen pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan berkualitas.
“Bukan sekadar memperbaiki fisik, melainkan membangun semangat belajar dan karakter siswa yang produktif,” ujar Aries.
Dalam kesempatan itu, Khofifah juga menandatangani prasasti revitalisasi sekolah serta menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 30 siswa SMA dan SMK dari Tulungagung, Trenggalek, dan Pacitan.
Baca Berita Meanarik Lainnya di Google News