
Yerusalem, Rabu 15 April 2026-VNNMedia- Sebuah studi menghasilkan temuan bahwa kecerdasan buatan (AI) bisa menilai karakter seseorang dan membentuk ‘kepercayaan’ meski dengan cara yang berbeda dengan manusia
Hasil penelitian dari sekelompok ilmuwan Universitas Ibrani Yerusalem itu telah dipublikasikan dalam jurnal berjudul “Proceedings og the Royal Society A”. Kelompok tersebut meneliti bagaimana AI mampu menilai karakter sebuah individu dalam konteks seperti pemberian kredit, perekrutan pegawai, dan pemberian rekomendasi, seperti dilansir dari Antara
Dari analisis 43.000 keputusan simulasi AI yang dibandingkan dengan sekitar 1.000 tanggapan partisipan manusia ditemukan bahwa baik AI maupun manusia sama-sama menyukai orang yang terlihat kompeten, jujur dan bermaksud baik, yang menunjukkan bahwa AI mampu menangkap elemen-elemen dasar dari ‘kepercayaan’ manusia
Meski begitu, menurut peneliti, ada beberapa perbedaan penilaian diantara keduanya, dimana manusia cenderung membentuk kesan secara keseluruhan berdasarkan gabungan sifat, sementara AI membaginya dalam beberapa faktor terpisah seperti kompetensi atau integritas, dengan pemberian skor yang lebih kaku
Mengingat peran AI yang kian vital dalam layanan kesehatan, finansial, dan penyaringan tenaga kerja, para peneliti menyebut bahwa pemahaman mendalam tentang cara AI memproses keputusan menjadi aspek yang sangat mendesak untuk diperhatikan
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News