SPMB Surabaya 2026 Segera Dibuka, Jalur Prestasi SMP Kini Pakai Gabungan Nilai Rapor dan TKA

SURABAYA, 18 MEI 2026 – VNNMedia – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan (Dispendik) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang TK, SD, hingga SMP Negeri.

Secara umum, mekanisme penerimaan siswa baru tahun ini masih serupa dengan tahun sebelumnya, namun terdapat perubahan pada jalur prestasi akademik untuk SMP Negeri.

Kepala Dispendik Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan pelaksanaan SPMB 2026 tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 3 Tahun 2025 tentang Sistem Penerimaan Murid Baru.

Selain itu, pelaksanaan SPMB juga diperkuat melalui surat edaran Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Nomor 0301/C/HK.04.01/2026 terkait pelaksanaan SPMB tahun ajaran 2026/2027.

“SPMB tahun ini tidak banyak mengalami perubahan dibanding tahun sebelumnya. Perubahan hanya ada pada jalur prestasi akademik untuk masuk SMP Negeri,” ujar Febrina, Kamis (14/5/2026).

Ia menjelaskan, perubahan tersebut terletak pada penggunaan hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang kini dipadukan dengan nilai rapor. Sebelumnya, jalur prestasi akademik sepenuhnya menggunakan akumulasi rata-rata nilai rapor selama lima semester terakhir, mulai
kelas 4 hingga semester ganjil kelas 6.

Kini, sesuai arahan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, skema penilaian diubah dengan komposisi 60 persen nilai rapor dan 40 persen nilai TKA. “Nilai rapor bobotnya 60 persen, sedangkan TKA 40 persen,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran proses penerimaan murid baru, Dispendik Surabaya juga segera meluncurkan laman resmi SPMB yang dapat diakses masyarakat melalui spmb.surabaya.go.id.

Melalui laman tersebut, masyarakat dapat memperoleh informasi lengkap mengenai syarat, ketentuan, hingga tahapan pendaftaran SPMB 2026.

Dispendik Surabaya memastikan seluruh tahapan pendaftaran dilakukan secara daring pada bulan Juni 2026. Prosesnya akan dimulai dari pendaftaran TK Negeri, dilanjutkan SD Negeri, dan terakhir SMP Negeri.

Sebelum pendaftaran resmi dibuka, calon peserta didik dan orang tua juga akan diberikan kesempatan mengikuti simulasi sistem secara mandiri agar lebih memahami prosedur pendaftaran online. “Masyarakat bisa mencoba dan melatih diri memahami prosedur SPMB sebelum pendaftaran resmi dibuka,” tutup Febrina.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News