
SUMENEP, 14 Mei 2026 – VNNMedia – Koperasi Konsumen Wanita Potre Koneng menggelar kegiatan pasar murah dan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45, Selasa (12/05/2026) kemarin.
Kegiatan yang dipusatkan di halaman Homestay CI Jalan Dr. Cipto Sumenep waktu itu, disambut antusias masyarakat sejak pagi hari.
Sebagaiman yang disampaikan pada Media Center Diskominfo Sumenep, Kamis (14/05/2026), dalam kegiatan tersebut, panitia menyediakan sekitar 2.000 paket bahan pangan bersubsidi yang terdiri dari beras, minyak goreng, dan gula dengan potongan harga antara 16 hingga 20 persen dari harga pasar.
Selain itu, tersedia pula berbagai kebutuhan sandang dengan diskon mencapai 50 hingga 70 persen.
Tak hanya pasar murah, masyarakat juga telah memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan, sebagai bagian dari kepedulian koperasi terhadap kondisi kesehatan warga.
Ketua Koperasi Wanita Potre Koneng Sri Yuliani mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari realisasi program kerja koperasi tahun anggaran 2026 sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat yang saat ini menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Kami ingin hadir di tengah masyarakat untuk membantu meringankan beban ekonomi warga. Saat harga bahan pokok terus naik, masyarakat membutuhkan akses pangan yang lebih murah dan terjangkau,” ujarnya.
Menurutnya, pasar murah tidak hanya menjadi agenda seremonial peringatan hari jadi koperasi, tetapi juga bentuk nyata gerakan sosial koperasi dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat.
“Kami berharap masyarakat bisa terbantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari dengan harga yang jauh lebih ringan dibanding harga pasar,” katanya.
Sri Yuliani menambahkan, kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis juga menjadi upaya koperasi dalam mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.
“Kesehatan juga penting. Karena itu kami menyediakan layanan pemeriksaan gratis agar masyarakat bisa memeriksa kondisi kesehatannya tanpa harus terbebani biaya,” tambahnya.
Respon masyarakat seperti disampaikan juga oleh Sri Yuliani terlihat dari suasana pasar murah waktu itu yang tampak ramai dipadati warga. Mereka memang sengaja datang untuk membeli kebutuhan pokok maupun memanfaatkan layanan kesehatan.
Sejumlah warga juga disebut Sri mengaku terbantu dengan adanya subsidi harga di tengah kondisi ekonomi yang semakin menekan pengeluaran rumah tangga.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia