
SUMENEP, 24 Mei 2026 – VNNMedia – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Omor Emas Desa Pandian Kecamatan Kota Sumenep, menggelar Pentas Seni Omor Emas Montessori bertema “Dari Madura Menuju Dunia”, bertempat di Gedung Ki Hajar Dewantara, Sabtu (22/05/2026).
Kegiatan tersebut dirangkai dengan berbagai penampilan anak-anak mulai PAUD hingga TK Omor Emas. Dari pembawa acara hingga beberapa penampilan yang menggemaskan tampak diperankan anak-anak dengan penuh bahagia.
Kepala PAUD Omor Emas, Nurul Hasanah, menyampaikan terima kasih kepada wali murid yang telah memberikan kepercayaan menitipkan putra-putrinya di PAUD Omor Emas.
“Terima kasih bapak ibu telah mempercayakan kepada kami, meskipun mungkin ada hal tidak pas seperti yang diharapkan, setidaknya kami terus berusaha memberikan pembelajaran terbaik bagi putra-putri bapak dan ibu,” ujarnya.
Pihaknya juga bersyukur di tengah aktivitas belajar sehari-hari, ada beberapa anak yang sukarela ketika ada temannya tidak sengaja menjatuhkan sampah atau sisa makanan, dengan sigap ada anak yang kemudian memiliki inisiatif mengambil sapu beserta serok kemudian membuang sampah tersebut ke tempat sampah.
Mungkin, perilaku sederhana itu terlihat biasa, namun kepedulian terhadap temannya dengan rela dan turut bertanggung jawab meskipun bukan merupakan kesalahan. Namun, kemauan ada kepedulian pada temannya ini adalah sikap luar biasa.
“Bahkan, ada anak di usia sekitar 3 tahun di TPA, juga sudah memiliki kepedulian membantu mengisi susu pada botol milik teman-temannya dan sudah hafal takaran yang seharusnya diberikan. Meskipun sepertinya merupakan hal kecil. Namun, ini menjadi perhatian guru sebagai perilaku yang sangat penting untuk karakter anak,” tambahnya.
Diakui Nurul, jika masa-masa perpisahan seperti ini merupakan saat yang sangat berat bagi semuanya, untuk melepas dan berpisah setelah beberapa tahun bersama. Namun, masih ada yang tetap melanjutkan ke jenjang lebih tinggi di Madrasah Ibtidaiyah di Omor Emas.
Dalam kesempatan tersebut juga ada penyampaian kesan dan pesan dari wali murid yang sudah 10 tahun menitipkan dan menyekolahkan putra-putrinya di Omor Emas, mulai dari TPA, TK bahkan hingga di Madrasah Ibtidaiyah.
Diakui Vivin Biantoro, perwakilan orang tua siswa ini mengaku sangat bersyukur dengan keberadaan PAUD Omor Emas, yang menjadi tempat terbaik bagi anak-anaknya, karena ibunya tidak bisa membersamai anak-anak karena jauh.
“Kami bersyukur anak-anak kami ada di PAUD Omor Emas, karena bisa memberikan pendidikan yang baik, mulai bisa mengenal bahasa ibu, mengaji, bahkan membaca dan pengetahuan lainnya,” ungkapnya.
Sebagai seorang guru yang juga mengajar di sekolah tingkat atas, menyadari tidak sama dengan mendidik anak-anak usia dini yang membutuhkan perhatian dan kesabaran ekstra. Sehingga, layak mendapatkan ucapan terima kasih tidak terhingga dari para orang tua siswa.
Di akhir sambutannya Vivin bersama perwakilan orang tua siswa PAUD Omor Emas memberikan cenderamata sebagai kenangan, sekaligus bentuk terima kasih kepada para guru yang jasanya tidak bisa dibalas dengan apapun.
Telusuri berita lain di Google News VNNMedia