May Day di Sidoarjo berlangsung tertib dan kondusif

SIDOARJO, 1 Mei 2026 – VNNMedia – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kabupaten Sidoarjo, Kamis, berlangsung tertib dan kondusif dengan diawali doa bersama yang melibatkan pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta perwakilan serikat buruh dan pekerja.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang penyampaian aspirasi, tetapi juga momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan kalangan buruh dalam menjaga hubungan industrial yang harmonis di daerah.

Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan peringatan May Day tahun ini berjalan aman berkat kolaborasi semua pihak. “Alhamdulillah peringatan May Day di Sidoarjo berlangsung kondusif dengan adanya doa bersama antara pemerintah dan Forkopimda. Tugas pemerintah daerah adalah mengawal tuntutan buruh, di antaranya pengesahan Undang-Undang Ketenagakerjaan baru yang berpihak pada pekerja,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mengawal berbagai aspirasi buruh agar dapat tersampaikan hingga ke tingkat nasional melalui mekanisme yang tepat.

Selain isu ketenagakerjaan, Pemkab Sidoarjo juga memberikan perhatian pada sektor pendidikan bagi keluarga buruh sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan.

Salah satu langkah yang didorong adalah pemberian kuota sebesar 5 persen bagi anak buruh untuk dapat mengakses pendidikan di sekolah negeri, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama.

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak buruh untuk memperoleh pendidikan yang layak dan berkelanjutan.

Pemerintah daerah juga berkomitmen terus mengawal implementasi kebijakan tersebut sesuai arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, pada peringatan May Day 2026, Pemkab Sidoarjo turut memfasilitasi keberangkatan buruh ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi di tingkat nasional, dengan memberangkatkan 550 orang menggunakan 11 unit bus pada 30 April 2026.

“Saya berharap komunikasi yang baik antara buruh, pengusaha, dan pemerintah dapat terus terjaga demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkeadilan,” kata Subandi.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia