
SURABAYA, 27 MEI 2026 – VNNMedia – Masjid Nasional Al Akbar Surabaya menerima puluhan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. Tahun ini, masjid terbesar di Jawa Timur tersebut akan menyembelih 23 ekor sapi dan 49 ekor kambing untuk didistribusikan kepada masyarakat.
Proses penyembelihan dan penyaluran daging kurban dijadwalkan berlangsung pada Kamis (28/5/2026) dengan melibatkan panitia kurban dan pengurus masjid.
Momentum Idul Adha di Masjid Al Akbar Surabaya juga dihadiri Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak yang melaksanakan Salat Idul Adha bersama puluhan ribu jamaah, Rabu (27/5/2026).
Usai salat, Khofifah menyerahkan secara simbolis sapi kurban milik Prabowo Subianto kepada Ketua Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar KH M Sudjak.
Sapi kurban Presiden Prabowo berjenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai 1,1 ton. Hewan kurban tersebut berasal dari peternak Lamongan, Akhmad Ritaudin.
Menurut Khofifah, sapi Peranakan Ongole merupakan plasma nutfah asli Indonesia yang memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca panas dan penyakit, serta mampu beradaptasi dengan pakan berbasis limbah pertanian.
Selain menyerahkan sapi kurban Presiden, Khofifah juga memberikan sapi kurban miliknya berjenis Belgian Blue berbobot sekitar 1 ton kepada pengurus Masjid Al Akbar Surabaya. Sapi tersebut berasal dari peternak Mojokerto, Faisal Efendi.
“Sapi Belgian Blue memiliki ciri khas otot ganda atau double muscles yang tidak dimiliki sapi lain. Pertumbuhannya cepat dengan produksi daging lebih padat dan rendah lemak,” ujar Khofifah.
Sementara itu, hewan kurban milik Emil Dardak disalurkan kepada Takmir Masjid Islamic Center Surabaya.
Dalam sambutannya usai Salat Idul Adha, Khofifah mengajak masyarakat menjadikan Idul Adha sebagai momentum memperkuat keimanan, ketakwaan, serta semangat berbagi kepada sesama.
Ia juga mengapresiasi masyarakat yang telah menyalurkan hewan kurban untuk membantu warga yang membutuhkan.
“Keimanan dan ketakwaan yang diteladankan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS merupakan bentuk kepatuhan total kepada perintah Allah SWT. Keduanya memberikan pelajaran tentang ketakwaan, keikhlasan, dan pengorbanan,” kata Khofifah.
Selain itu, Khofifah turut mengajak masyarakat mendoakan jemaah haji Indonesia yang sedang menjalankan ibadah di Tanah Suci agar diberi kesehatan dan kelancaran hingga kembali ke Tanah Air dengan predikat haji mabrur.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News