
SURABAYA, 27 APRIL 2026 – VNNMedia – Upaya penguatan perlindungan perempuan dan ketahanan keluarga di Jawa Timur terus diperkuat. Hal ini ditandai dengan peluncuran program Sahabat Aduan dan Ruang Aman Nasyiah (SAHARA) dalam agenda Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) II Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Minggu (26/4/2026).
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menilai kehadiran SAHARA menjadi solusi penting bagi masyarakat, khususnya perempuan, untuk menyampaikan aduan dan mendapatkan pendampingan secara aman dan terintegrasi.
Menurut Emil, persoalan keluarga seringkali berdampak luas terhadap kehidupan individu, mulai dari pendidikan, pekerjaan hingga kesehatan mental. Namun, tidak semua masyarakat memiliki ruang aman untuk berbagi persoalan tersebut.
“Seringkali masalah keluarga tidak tersampaikan karena tidak ada tempat yang aman untuk bercerita. SAHARA hadir sebagai wadah yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Program SAHARA menyediakan layanan pengaduan melalui hotline serta ruang aman bagi perempuan untuk mendapatkan pendampingan. Inisiatif ini juga diharapkan mampu membantu penanganan berbagai persoalan sosial, seperti pernikahan dini hingga kekerasan dalam rumah tangga.
Emil menegaskan, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani persoalan tersebut. Dibutuhkan kolaborasi dengan organisasi masyarakat yang lebih dekat dengan warga, seperti Nasyiatul Aisyiyah.
“Kami membutuhkan dukungan berbagai pihak, karena tidak semua masyarakat berani melapor langsung ke pemerintah,” katanya.
Ia optimistis kehadiran SAHARA dapat memperluas akses perlindungan bagi perempuan dan anak dengan layanan yang cepat, responsif, dan terpercaya.
Selain itu, Emil juga mengingatkan pentingnya melihat persoalan sosial tidak hanya dari sisi angka statistik, tetapi juga dari sudut pandang kemanusiaan.
“Di balik angka ada individu dengan cerita dan persoalannya masing-masing. Layanan seperti SAHARA diharapkan bisa hadir lebih awal untuk mencegah masalah menjadi lebih besar,” tegasnya.
Acara ini turut dihadiri jajaran pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Timur, serta pengurus wilayah Nasyiatul Aisyiyah.
Melalui peluncuran SAHARA, diharapkan penguatan perlindungan perempuan dan keluarga di Jawa Timur dapat semakin optimal dan menjangkau lebih luas masyarakat.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News