
Edinburgh, Minggu 17 Agustus 2025-VNNMedia- Personel band Oasis, Liam Gallagher, mengatakan bahwa dirinya tidak bisa lagi melempar rebana atau marakas ke arah penonton, yang sudah menjadi tradisi dari band tersebut
Hal tersebut ia sampaikan saat penampilan Oasis di stadion Murrafied, Edinburgh Skotlandia pada Jumat (15/8). “Saya tidak bisa melempar rebana saya malam ini atau marakas, saya sudah dilarang,” ujar Liam seperti dikutip The Sun
“Saya baru saja diberi tahu ‘Jangan lakukan itu lagi’, karena kalian tidak tahu bagaimana harus bersikap. Kalian terus mencubit puting dan telinga satu sama lain,..saling menendang selangkangan,” tambah Liam
Pelarangan itu menyusul insiden yang terjadi baru baru ini di London, saat Oasis tampil di stadion Wembley dimana salah seorang penggemar wanita (42) harus terluka setelah ia berhasil menangkap marakas yang dilempar oleh Liam, namun kemudian direbut oleh dua orang pria. Penggemar tersebut kemudian membagikan beberapa foto lukanya ke media-media Inggris
Insiden ini bukanlah pertama kalinya di tur reuni Oasis di stadion Wembley London. Sebelumnya seorang penggemar harus kehilangan nyawa saat menonton konser band legendaris itu akibat jatuh, pada awal bulan ini
baca juga: Tragedi di Panggung Oasis: Penggemar Meninggal, Grup Ungkap Dukacita
Sebagai informasi, band Oasis saat ini tengah menjalani tur bertajuk “Oasis Live ’25”. Tur tersebut telah dimulai pada tanggal 4 Juli 2025 di Cardiff, Wales, dan akan berakhir pada tanggal 23 November 2025 di São Paulo, Brasil
“Oasis Live’25” akan mengunjungi berbagai negara di dunia termasuk Amerika Serikat (Chicago, East Rutherford, Pasadena), Kanada (Toronto), Jepang (Tokyo), Korea Selatan (Seoul), Irlandia (Dublin), Argentina (Buenos Aires) dan Australia (Melbourne, Sydney)
sumber: Billboard
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News