
Seoul, Rabu 29 April 2026-VNNMedia- Pemerintah Korea Selatan (Korsel) secara resmi meluncurkan paket kebijakan “Kesepakatan Baru Pemuda” pada hari Rabu (29/4), sebagai inisiatif besar untuk mendukung 100.000 pencari kerja muda di tengah tantangan struktural pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif
Melansir The Korea Times, pengumuman ini disampaikan dalam pengarahan kebijakan di Seoul yang dihadiri oleh Menteri Keuangan Koo Yun-cheol, Menteri Tenaga Kerja Kim Young-hoon, serta jajaran pimpinan konglomerat besar seperti Samsung Electronics, SK Group, dan Hyundai Motor guna menyelaraskan kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja
Program ini diluncurkan untuk merespons anomali pasar tenaga kerja di mana tingkat pekerjaan untuk penduduk usia 15 hingga 29 tahun turun menjadi 43,5% pada kuartal pertama, yang merupakan level terendah sejak pandemi COVID-19
Para pejabat menilai kesulitan yang dihadapi pemuda saat ini dipicu oleh adopsi kecerdasan buatan yang pesat serta pergeseran preferensi perusahaan yang kini lebih mengutamakan pekerja berpengalaman dibandingkan lulusan baru
Skema Kesepakatan Baru Pemuda ini dibangun di atas empat pilar utama yang mencakup pelatihan spesialis di bidang AI dan semikonduktor, penyediaan pengalaman kerja praktis, program reintegrasi bagi mereka yang menganggur lama, serta pemberian insentif perekrutan bagi usaha kecil dan menengah
Melalui langkah ini, pemerintah berharap dapat menjembatani kesenjangan kualifikasi para pencari kerja muda sekaligus memperluas jaringan pusat dukungan pemuda di seluruh negeri untuk memastikan tidak ada individu yang terisolasi dari peluang ekonomi
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News