Khofifah Resmikan Graha Nusantara SMADA Surabaya, Gedung Rp3 Miliar Hasil Gotong Royong Alumni

SURABAYA, 2 JUNI 2026 – VNNMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Graha Nusantara SMAN 2 Surabaya, Senin (1/6/2026). Gedung yang dibangun dari hasil gotong royong para alumni tersebut dinilai menjadi simbol kolaborasi dan kepedulian terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

Peresmian yang bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila itu turut dihadiri Ketua Komisi E DPRD Jatim Sri Untari Bisowarno, Ketua Ikatan Alumni SMAN 2 Surabaya (IKASMADABAYA) Nora Lelyana, serta Kepala SMAN 2 Surabaya Titik Hariani.

Khofifah mengapresiasi kontribusi para alumni SMAN 2 Surabaya yang berasal dari berbagai profesi dan sektor. Menurutnya, kehadiran Graha Nusantara menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara alumni, sekolah, pemerintah, orang tua, dan komite sekolah mampu menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih representatif.

“Graha Nusantara menjadi simbol komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan berkualitas sekaligus memperkuat semangat kebangsaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila,” kata Khofifah.

Ia menilai SMAN 2 Surabaya memiliki nilai historis yang kuat karena pernah menjadi tempat menimba ilmu Presiden pertama RI, Soekarno, serta menjadi bagian dari perjalanan perjuangan bangsa. Banyak alumni sekolah tersebut juga berhasil menempati posisi strategis di berbagai bidang.

Menurut Khofifah, sejarah panjang itu harus menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi Indonesia di masa depan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga mengumumkan rencana revitalisasi 15 ruang kelas di SMAN 2 Surabaya. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar, sementara dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Tinggi mencapai sekitar Rp781 juta.

Revitalisasi itu dilakukan untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan mendukung pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Ruang kelas bukan sekadar bangunan fisik, tetapi tempat membangun harapan dan menumbuhkan semangat generasi muda untuk terus berkembang,” ujarnya.

Khofifah juga menyoroti capaian Jawa Timur di sektor pendidikan yang selama tujuh tahun berturut-turut menjadi provinsi dengan jumlah penerimaan mahasiswa perguruan tinggi negeri terbanyak melalui berbagai jalur seleksi.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah menyerahkan bantuan biaya pendidikan kepada 10 siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Masing-masing siswa menerima bantuan sebesar Rp1 juta untuk mendukung keberlanjutan pendidikan mereka.

Sementara itu, Ketua IKASMADABAYA Nora Lelyana menjelaskan pembangunan dan renovasi Graha Nusantara sepenuhnya berasal dari donasi para alumni lintas angkatan. Proses perencanaan dimulai pada Oktober 2024, dilanjutkan peletakan batu pertama pada Februari 2025, dengan total biaya pembangunan mencapai Rp3 miliar.

Gedung yang sebelumnya hanya mampu menampung sekitar 150 orang kini memiliki kapasitas hingga 400 orang dengan konsep teater modern. “Graha Nusantara dibangun dari rasa cinta dan gotong royong para alumni. Kami berharap gedung ini menjadi warisan yang bermanfaat bagi generasi SMADA di masa depan,” kata Nora.

Keberadaan Graha Nusantara diharapkan dapat menunjang berbagai kegiatan akademik, pengembangan karakter, serta menjadi ruang kolaborasi yang mendukung lahirnya generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News