
SURABAYA, 4 MEI 2026 2026, VNNMedia – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wilayah Jawa Timur memperkuat kolaborasi dengan Polda Jawa Timur melalui audiensi yang digelar di Selasar Semeru, Markas Polda Jatim, Senin (28/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kepatuhan perpajakan sekaligus menjaga kepastian hukum.
Audiensi tersebut dihadiri jajaran pimpinan DJP di Jawa Timur, yakni Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I Max Darmawan, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Arridel Mindra, serta perwakilan Kanwil DJP Jawa Timur III, Rachmad Auladi. Turut hadir pula pejabat utama Polda Jatim sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan koordinasi lintas lembaga.
Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I Max Darmawan menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengoptimalkan pelaksanaan tugas negara, khususnya di sektor perpajakan. “Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kepatuhan wajib pajak sekaligus memastikan regulasi perpajakan berjalan efektif,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Arridel Mindra. Ia menilai peran kepolisian sangat krusial dalam mendukung pengawasan perpajakan agar sistem berjalan lebih efektif, adil, dan sesuai ketentuan.
Sementara itu, perwakilan DJP Jawa Timur III, Rachmad Auladi, menekankan pentingnya pendekatan edukatif dalam mencegah pelanggaran. Menurutnya, kerja sama dengan aparat penegak hukum juga diarahkan untuk memperluas literasi perpajakan melalui pendekatan yang persuasif dan terukur.
Di sisi lain, Kepala Polda Jawa Timur, Nanang Avianto, menyambut positif penguatan kerja sama tersebut. Ia memastikan jajarannya siap mendukung DJP dalam berbagai strategi guna mengoptimalkan penerimaan negara.
“Pajak merupakan tulang punggung pembangunan. Pada akhirnya, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” kata Nanang.
Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan antara DJP dan Polda Jatim. Ke depan, sinergi kedua pihak ditargetkan mampu mendorong stabilitas keamanan, meningkatkan kepatuhan pajak, serta mengoptimalkan penerimaan negara demi mendukung pembangunan di Jawa Timur.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News