
Jakarta, 17 Juli 2025-VNNMedia- Pemerintah melaporkan bahwa serapan rumah subsidi atau FLPP baru mencapai sepertiga dari total kuota tahun ini
Sampai dengan 16 Juli 2025, pemerintah telah menyalurkan 129.773 unit rumah subsidi, yang berarti baru 37 persen dari total kuota 350 ribu untuk tahun ini, yang berarti hanya tersisa 5 bulan saja bagi pemerintah untuk menyalurkan KPR FLPP untuk sisa kuota sebesar 220.227 unit
Namun begitu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) pede bahwa 350 ribu bakal terserap sepenuhnya sampai dengan Desember 2025
“Saya tetap optimis bahwa target KPR FLPP tahun 2025 sebanyak 350 ribu unit rumah bisa tercapai pada tahun ini,” tegas Ara di temui di kantor BP Tapera pada Rabu kemarin (16/7)
Lebih lanjut, Ara menyampaikan bahwa realisasi KPR rumah subsidi per 16 Juli, mengalami peningkatan hingga 51 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2024. Ia sangat optimis target KPR FLPP untuk 350 ribu unit rumah bakal tuntas karena didorong oleh besarnya minat masyarakat untuk mempunyai hunian yang layak dengan harga terjangkau
Di sisi lain, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menjelaskan bahwa pencapaian penyaluran KPR FLPP untuk tahun 2025 menunjukkan tren positif dibanding tahun lalu
Data BP Tapera melaporkan bahwa di paruh pertama tahun 2025, FLPP yang disalurkan mencapai 120.976 unit, meningkat 45 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (83.720 unit)
Terkait golongan masyarakat kecil yang memanfaatkan KPR FLPP, Heru menyebut bahwa buruh mendominasi diikuti guru dan kemudian tenaga kesehatan
“Sedangkan 3 profesi MBR yang paling banyak memanfaatkan KPR FLPP untuk memiliki rumah pertama adalah buruh sebanyak 36.376 orang, guru 4.265 orang dan tenaga kesehatan masyarakat 3.921 orang,” pungkasnya
sumber: Bisnis.com
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News