
SURABAYA, 9 JUNI 2026 – VNNMedia – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan angkutan penumpang selama Mei 2026. Sepanjang bulan tersebut, jumlah pelanggan kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya mencapai 1.093.424 orang atau meningkat sekitar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, total pelanggan tersebut terdiri atas 546.828 penumpang yang berangkat dan 546.596 penumpang yang tiba di berbagai stasiun dalam wilayah operasional Daop 8. Pada Mei 2025, jumlah pelanggan tercatat sebanyak 950.741 orang, dengan rincian 475.033 penumpang berangkat dan 475.708 penumpang tiba.
Deputy KAI Daop 8 Surabaya, Rachmad Zaini Kurniawan, mengatakan capaian lebih dari satu juta pelanggan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi andalan.
Menurutnya, kereta api kini semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta mampu memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang.
“Pencapaian lebih dari satu juta pelanggan selama Mei 2026 menjadi indikator positif bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama masyarakat untuk bepergian,” kata Zaini dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, pertumbuhan jumlah pelanggan tidak lepas dari berbagai upaya peningkatan layanan yang terus dilakukan perusahaan. KAI terus menghadirkan inovasi dan digitalisasi layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan, guna memberikan pengalaman perjalanan yang semakin praktis dan nyaman bagi pelanggan.
Selain menjadi moda transportasi massal yang efisien dan ramah lingkungan, kereta api juga memiliki peran strategis dalam memperkuat konektivitas antarwilayah.
Tingginya mobilitas penumpang selama Mei 2026 dinilai mencerminkan meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai sektor, mulai dari ekonomi, perdagangan, pendidikan hingga pariwisata.
Untuk mendukung mobilitas masyarakat, KAI juga turut menyukseskan program stimulus transportasi yang digulirkan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan. Program tersebut berupa diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi komersial yang berlaku pada periode perjalanan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Menurut Zaini, kebijakan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang aman, nyaman, dan terjangkau, terutama selama masa liburan sekolah.
“Program diskon tarif ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk bepergian dengan biaya yang lebih hemat. Kami optimistis kebijakan ini akan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, UMKM, dan perekonomian daerah yang terhubung melalui jaringan kereta api,” katanya.
KAI Daop 8 Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui pengembangan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas operasional guna mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang terus bertambah.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News