5.684 Jamaah Haji Sudah Tiba di Debarkasi Surabaya, Tiga Masih Dirawat di Arab Saudi

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam

SURABAYA, 4 JUNI 2026 – VNNMedia – Proses pemulangan jamaah haji melalui Debarkasi Surabaya terus berjalan lancar. Hingga hari keempat operasional debarkasi, Kamis (4/6/2026), sebanyak 5.684 jamaah dan petugas haji telah kembali ke Indonesia atau sekitar 13 persen dari total 44.000 jamaah dan petugas yang diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M.

Data Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya mencatat jumlah tersebut merupakan akumulasi kepulangan hingga Kloter 15. Rinciannya terdiri dari 5.579 jamaah, 25 Petugas Haji Daerah (PHD), 20 Pembimbing Ibadah Haji dan Umrah Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (PIH KBIHU), serta 60 petugas kloter dan pendukung lainnya.

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam, mengatakan seluruh proses pemulangan berjalan tertib dengan dukungan berbagai unsur pelayanan di Asrama Haji Surabaya.

“Alhamdulillah, operasional debarkasi hingga Kloter 15 berjalan dengan lancar. Seluruh petugas terus berupaya memberikan pelayanan terbaik agar jamaah dapat kembali ke daerah asal dengan aman, nyaman, dan memperoleh layanan yang optimal setelah menunaikan ibadah haji,” ujarnya.

Embarkasi Surabaya tahun ini melayani pemberangkatan jamaah asal Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari total 44.000 jamaah dan petugas yang diberangkatkan, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kelompok terbang masing-masing.

Dari sisi ketepatan waktu penerbangan, PPIH mencatat 10 kloter tiba sesuai jadwal, sedangkan lima kloter mengalami keterlambatan. Tidak ada penerbangan yang mendarat lebih awal dari jadwal yang ditetapkan.

Di tengah kelancaran proses debarkasi, PPIH juga mencatat adanya 17 mutasi keluar yang terdiri atas delapan jamaah wafat di Arab Saudi, empat jamaah sakit yang masih menjalani perawatan, serta lima kursi kosong. Sementara itu terdapat satu mutasi masuk dari jamaah yang sebelumnya telah memiliki kloter keberangkatan.

PPIH Debarkasi Surabaya turut menyampaikan duka cita atas wafatnya dua jamaah asal Kota Malang yang tercatat dalam proses debarkasi.

Kedua jamaah tersebut adalah Hery Widianto (69), anggota Kloter 12 yang meninggal dunia di bandara, serta Wayan Rohani Suwasti (63), anggota Kloter 12 yang wafat saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Haji Surabaya.

“Kami turut berduka cita atas wafatnya jamaah haji yang telah menunaikan ibadah di Tanah Suci. Semoga almarhum dan almarhumah memperoleh tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” kata As’adul Anam.

Selain itu, hingga saat ini masih terdapat tiga jamaah yang belum dapat dipulangkan karena menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Mereka adalah Mohammad Dzikri Muiz (65) asal Kabupaten Probolinggo yang dirawat di rumah sakit di Jeddah karena kanker, Siti Mutmainah Asari (64) asal Kota Malang yang dirawat di Rumah Sakit Bandara Taif, serta Matory Ahmad Jalil (78) asal Kota Malang yang menjalani perawatan di RS King Faisal akibat gangguan pernapasan.

PPIH memastikan koordinasi dengan otoritas kesehatan dan petugas haji Indonesia di Arab Saudi terus dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi ketiga jamaah tersebut.

PPIH Debarkasi Surabaya menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik hingga seluruh jamaah haji dari Jawa Timur, Bali, dan NTT kembali ke Tanah Air dengan selamat.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News