
New York City, Selasa 12 Mei 2026-VNNMedia- Sebuah kelompok advokasi transparansi Amerika Serikat, Institute of Primary Facts, membuka pameran sementara yang unik di kawasan Tribeca, New York
Dilansir dari Channel News Asia, pameran bertajuk “The Donald J Trump and Jeffrey Epstein Memorial Reading Room (Ruang Baca Peringatan Donald J. Trump dan Jeffrey Epstein)” ini memamerkan cetakan seluruh berkas Departemen Kehakiman AS terkait terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein, yang mencakup sekitar 3,5 juta halaman dokumen
Seluruh arsip tersebut disusun rapi ke dalam 3.437 jilid buku di rak-rak pameran sebagai bentuk visualisasi nyata dari data yang telah dirilis ke publik
Meski pameran ini terbuka untuk umum hingga 21 Mei mendatang, akses untuk membaca isi dokumen secara detail sangat dibatasi. Hal ini disebabkan adanya kesalahan dari Departemen Kehakiman yang gagal menyunting nama beberapa korban dalam berkas tersebut
Alhasil, hanya kalangan profesional tertentu seperti jurnalis dan pengacara yang diizinkan untuk mengakses berkas, sementara masyarakat umum hanya dapat melihat koleksi ribuan jilid tersebut dari luar sebagai bentuk edukasi mengenai transparansi
Selain tumpukan dokumen, pameran ini menyoroti hubungan jangka panjang antara Presiden Donald Trump dan Epstein yang telah terjalin selama puluhan tahun sebelum mereka dilaporkan berselisih pada tahun 2004
David Garrett, salah satu pencipta proyek ini, menjelaskan bahwa tujuan utama pameran adalah untuk mendidik masyarakat mengenai korupsi dan bahaya bagi demokrasi di Amerika Serikat
Ia berharap pameran ini dapat memicu protes publik guna menuntut pertanggungjawaban atas cara pemerintah menangani perilisan dokumen tersebut, yang oleh sebagian pihak dianggap menutupi keterkaitan pejabat tinggi
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News