Bupati Sidoarjo sidak jembatan rusak, pembangunan dijadwalkan 2027

SIDOARJO, 3 Mei 2026 – VNNMedia – Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan inspeksi mendadak terhadap jembatan penghubung lintas kabupaten di Desa Tarik, Kecamatan Tarik, yang kondisinya dinilai membahayakan pengguna jalan.

Dalam peninjauan tersebut, bupati melihat langsung kondisi fisik jembatan yang sudah tidak layak digunakan, dengan berbagai kerusakan yang berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melintas.

“Harusnya ini tahun kemarin jembatan ini bangun. Tapi karena ada efisiensi, akhirnya pembangunan ditunda,” kata Subandi.

Jembatan tersebut diketahui memiliki sejumlah persoalan serius, mulai dari usia konstruksi yang sudah tua, posisi permukaan yang lebih rendah dari badan jalan, hingga lebar jembatan yang terbatas sehingga menyulitkan kendaraan saat berpapasan.

Kondisi semakin diperparah dengan minimnya fasilitas pengaman. Pagar pembatas yang seharusnya melindungi pengguna jalan kini hanya tersisa di satu sisi, sementara sisi lainnya mengalami kerusakan cukup parah.

Warga setempat sebelumnya telah berinisiatif memasang tali rafia di bagian jembatan yang rusak sebagai penanda darurat. Namun, tanda tersebut kini sudah tidak terpasang, sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Seorang warga, Efendi (36), mengungkapkan kekhawatiran terhadap kondisi jembatan yang dinilai sangat berbahaya, terutama saat dilalui kendaraan dari dua arah.

Menurutnya, tanpa adanya rambu atau pembatas yang memadai, pengendara berisiko terjatuh ke aliran air di bawah jembatan, terlebih saat kondisi jalan padat.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan pembangunan jembatan akan kembali dijadwalkan pada 2027, mengingat fungsinya sebagai penghubung penting antara Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Mojokerto.

“Nanti sekitar bulan 3 bulan 4 sudah ada pembangunan di sini ya,” ujar Subandi.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia