
London, Rabu 29 April 2026-VNNMedia- Aturan larangan merokok terbaru bakal segera diluncurkan pemerintah Inggris, yang menyasar kelompok remaja dengan golongan usia tertentu
Melansir Bloomberg Technoz, Reuters melaporkan jika parlemen Inggris baru saja meloloskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Tembakau dan Vape, yang melarang pembelian rokok seumur hidup bagi siapapun yang lahir pada 1 Januari 2009 dan setelahnya
RUU ini dijadwalkan masuk ke tahap akhir melalui pengajuan kepada Kerajaan Inggris pekan ini. Selain mengatur batas usia, regulasi tersebut juga memperketat aturan main produk vape dan nikotin lainnya, terutama pada sektor pemasaran serta publikasi
Berbagai respon diberikan masyarakat di sana. “Saya pikir penting untuk melarannya bagi remaja dan anak-anak,” ujar Minola Slaveschi (21). “Saat ini terlalu banyak yang melakukan vaping dan merokok di jalanan.”
“Orang-orang akan tetap merokok apapun yang terjadi,” ujar Memet, seorang pemilik toko kelontong yang menjual produk vape
Sementara itu lembaga amal kesehatan, Action on Smoking and Health (ASH), menilai regulasi itu akan sangat mudah diterapkan mengingat tingkat merokok di kalangan remaja Inggris usia 16-17 tahun telah mengalami penurunan
“Kecerdasan dari kebijakan ini adalah dimulai dari skala kecil, tetapi dampaknya akan semakin besar seiring waktu,” ujar Kepala Eksekutif ASH, Hazel Cheeseman
Sebagai informasi, berdasarkan laporan statistik kesehatan di Inggris sepanjang tahun 2025, prevalensi perokok dewasa di negara tersebut diperkirakan berada di angka 10,6% atau mencakup sekitar 5,3 juta jiwa
Angka ini menunjukkan penurunan yang konsisten dibandingkan tahun-tahun sebelumnya seiring dengan kampanye kesehatan yang semakin masif
Golongan usia yang paling mendominasi perilaku merokok adalah kelompok dewasa muda, yaitu warga berusia 25 hingga 34 tahun. Sebaliknya, angka terendah ditemukan pada kelompok lansia di atas 65 tahun
Dari sisi gender, pria masih mencatatkan persentase lebih tinggi dibandingkan wanita, dengan perbandingan sekitar 12,2% berbanding 8,8 %
Selain faktor usia dan gender, data juga menunjukkan bahwa tingkat merokok lebih tinggi ditemukan pada kelompok masyarakat di wilayah dengan tingkat ekonomi rendah dibandingkan wilayah yang lebih sejahtera
Data tersebut dirangkum dari beberapa sumber otoritas resmi, di antaranya laporan tahunan Office for National Statistics (ONS) Inggris, data Action on Smoking and Health (ASH) UK untuk periode 2025/2026, serta data publikasi kesehatan dari NHS England dan hasil studi dari UCL Smoking Toolkit
Pengumpulan data ini menjadi acuan utama pemerintah Inggris dalam mendorong regulasi pembatasan rokok permanen bagi generasi muda
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News