
SURABAYA, 20 APRIL 2026 – VNNMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan pentingnya peran konsumen dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang sehat, transparan, dan berkeadilan pada peringatan Hari Konsumen Nasional 2026 di Surabaya, Senin (20/4/2026).
Dalam kegiatan bertema “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Emas”, Khofifah mengajak seluruh elemen masyarakat memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat posisi konsumen sebagai pilar utama ekonomi.
“Hari Konsumen Nasional bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk meneguhkan bahwa konsumen yang berdaya dan terlindungi adalah kunci penguatan ekonomi menuju Indonesia Emas,” ujarnya.
Ia menjelaskan, konsumen yang cerdas, kritis, dan memahami hak serta kewajibannya menjadi fondasi penting dalam membangun ekonomi yang kuat. Hal ini tercermin dari peningkatan Indeks Keberdayaan Konsumen (IKK) Jawa Timur yang terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir, dari 55,40 pada 2022 menjadi 66,34 pada 2025.
Menurut Khofifah, penguatan peran konsumen juga sangat strategis dalam mendukung posisi Jawa Timur sebagai Gerbang Baru Nusantara. Konsumen yang semakin selektif dinilai mampu mendorong pelaku usaha untuk lebih bertanggung jawab, inovatif, dan kompetitif.
“Jawa Timur tidak hanya menjadi pusat distribusi, tetapi juga harus didukung masyarakat yang adaptif terhadap perkembangan digital dan kritis dalam memilih produk maupun jasa,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa perlindungan konsumen menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap aktivitas ekonomi. Tingginya rasa aman dalam bertransaksi akan berdampak langsung pada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan daya saing pasar.
“Kepercayaan adalah modal utama dalam aktivitas ekonomi. Karena itu, perlindungan konsumen harus diperkuat melalui regulasi, edukasi, dan pengawasan berkelanjutan,” katanya.
Di tengah pesatnya perkembangan ekonomi digital, Khofifah juga menyoroti pentingnya peningkatan literasi konsumen agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu bersikap kritis terhadap berbagai layanan dan produk digital.
Ia menambahkan, capaian peningkatan IKK Jawa Timur tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat. Kolaborasi ini dinilai krusial untuk menciptakan ekosistem perlindungan konsumen yang efektif dan berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Khofifah mengajak masyarakat menjadikan Harkonas sebagai momentum refleksi bersama untuk memperkuat peran konsumen dalam pembangunan ekonomi, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News