
JAKARTA, 30 MARET 2026 – VNNMedia – Pasca libur Lebaran 2026, banyak keluarga di Indonesia menghadapi tantangan rumah tangga karena asisten rumah tangga (ART) belum kembali dari kampung halaman. Di tengah aktivitas yang mulai normal seperti bekerja dan mengurus rumah, kebutuhan akan solusi praktis di dapur pun meningkat.
Kondisi ini mendorong masyarakat mencari alternatif makanan yang mudah diolah, tahan lama, dan tetap bernutrisi. Produk-produk makanan praktis dari pelaku UMKM lokal pun hadir sebagai solusi, terutama yang dikembangkan oleh pengusaha perempuan dengan inovasi sesuai kebutuhan sehari-hari.
Berikut tiga produk lokal yang bisa menjadi andalan dapur selama masa transisi usai Lebaran:
- Abon Praktis Tahan Lama
Produk abon siap santap menjadi pilihan utama saat waktu memasak terbatas. Salah satunya Bonpy, abon crispy khas Lombok yang dikembangkan oleh Bella Citra Ananda. Dengan kemasan modern dan daya simpan panjang, abon ini bisa langsung dikonsumsi sebagai lauk, isian roti, atau pelengkap berbagai hidangan tanpa perlu diolah kembali. - Bawang Goreng Siap Pakai
Bawang goreng menjadi pelengkap sederhana yang mampu meningkatkan cita rasa makanan. Produk KUKEBI dari Garut, yang didirikan oleh Yesi Endah Sundasari, menawarkan bawang goreng renyah dengan aroma kuat yang siap digunakan. Produk ini praktis untuk taburan nasi, mi instan, hingga sup tanpa perlu proses memasak tambahan. - Frozen Food Serba Cepat
Untuk kebutuhan yang lebih instan, makanan beku menjadi solusi favorit. Maryam Snack and Frozen, UMKM asal Jakarta milik Astri Isnaini, menyediakan berbagai camilan dan lauk siap goreng. Dengan daya simpan lama di freezer, makanan bisa disajikan dengan cepat tanpa proses yang rumit.
Ketiga produk tersebut merupakan bagian dari program pemberdayaan perempuan SisBerdaya dan DisBerdaya yang diinisiasi oleh DANA Indonesia. Program ini mendorong pelaku UMKM perempuan, termasuk penyandang disabilitas, untuk mengembangkan usaha yang inovatif dan inklusif.
Director of Communications DANA Indonesia, Olavina Harahap, mengatakan bahwa momentum setelah Lebaran sering menghadirkan kebutuhan akan solusi praktis di rumah. “Melalui program ini, kami melihat banyak UMKM perempuan mampu menghadirkan produk berkualitas yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Selain membantu kebutuhan rumah tangga, dukungan terhadap produk UMKM lokal juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan perempuan. Dengan kemudahan distribusi dan pembayaran digital seperti QRIS, produk-produk ini kini dapat diakses lebih luas oleh masyarakat di seluruh Indonesia.
Di tengah masa transisi usai Lebaran, kehadiran produk praktis dari UMKM menjadi solusi sederhana agar kebutuhan makan keluarga tetap terpenuhi tanpa harus menghabiskan banyak waktu di dapur.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News