Pelaku Penembakan Mantan PM Jepang Shinzo Abe Sebut Keterlibatan Gereja Unifikasi

Mending Shinzo Abe

Tokyo, Senin 30 Maret 2026-VNNMedia- Yamagami Tetsuya, terpidana penjara seumur hidup- saat ini sedang dalam proses banding oleh pihak pembela- dalam kasus pembunuhan mantan Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo, menegaskan bahwa serangan pada Juli 2022 tersebut tidak akan terjadi tanpa pengaruh Gereja Unifikasi

Dalam wawancara tertulis terbaru, Yamagami mengungkapkan bahwa pengabdian ekstrem ibunya dan sumbangan besar kepada kelompok tersebut telah menghancurkan keluarganya. Ia menilai ketiadaan sistem pendukung pada masa lalu membuatnya tidak memiliki jalan keluar selain kekerasan

Meski pengadilan menolak argumen bahwa pengalaman masa lalu membenarkan tindakannya, Yamagami membantah dengan menyebut tidak masuk akal mengharapkan individu menemukan solusi hukum sendiri. Ia mengaku lega atas perintah pembubaran kelompok tersebut oleh Pengadilan Tinggi Tokyo dan menganggapnya sebagai tonggak sejarah

Sakurai Yoshihide, Profesor dari Universitas Hokkaido yang telah berkomunikasi intensif dengan Yamagami, mengatakan bahwa pernyataan Yamagami adalah permohonan agar masyarakat memahami situasi sulit yang ia hadapi sepuluh tahun lalu, saat jalur hukum bagi anak-anak anggota kelompok agama belum tersedia seperti sekarang

Sebagai informasi, mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe tewas ditembak pada Jumat, 8 Juli 2022, sekitar pukul 11.30 waktu setempat. Insiden tersebut terjadi saat ia sedang menyampaikan pidato kampanye di dekat Stasiun Yamato-Saidaiji, Kota Nara, untuk mendukung kandidat Partai Demokrat Liberal dalam pemilihan Majelis Tinggi

Abe ditembak dari arah belakang menggunakan senjata rakitan oleh pelaku bernama Tetsuya Yamagami. Meskipun sempat dilarikan ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia pada sore hari akibat pendarahan hebat

Motif pelaku diketahui bukan karena alasan politik, melainkan dendam pribadi terhadap Gereja Unifikasi yang ia yakini memiliki hubungan dengan Abe dan telah menghancurkan keluarganya secara finansial

sumber: NHK News

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News