PLN–BPS Berkolaborasi, Perkuat Akurasi DTSEN dan Subsidi Tepat Sasaran

SURABAYA, 4 MARET 2026 – VNNMedia — PT PLN (Persero) dan Badan Pusat Statistik (BPS) menandatangani Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk memperkuat kualitas dan akurasi data statistik kelistrikan nasional.

Kerja sama ini mencakup verifikasi lapangan data pelanggan dan informasi kelistrikan, guna memastikan data yang digunakan pemerintah valid, terintegrasi, dan andal—khususnya sebagai penguat Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Havidh Nazif, menekankan pentingnya kesiapan teknis, termasuk penyusunan SOP yang jelas untuk memitigasi risiko selama proses verifikasi lapangan.

“Sinergi ini diharapkan menghasilkan data pelanggan rumah tangga yang lebih detail dan akurat—lebih dari 87 juta pelanggan—sehingga menjadi parameter penting dalam DTSEN,” ujarnya.

Sekretaris Utama BPS Zulkipli menambahkan, DTSEN kini menjadi basis pemadatan data lintas kementerian/lembaga berbasis NIK. Pada versi terbaru, indikator konsumsi listrik bulanan rumah tangga ditambahkan sebagai variabel baru, melengkapi 39 variabel sebelumnya.

Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN Adi Priyanto menegaskan komitmen PLN dalam mendukung kebijakan pemerintah, khususnya penyaluran subsidi listrik agar tepat sasaran.

Ia menyebut PLN sebelumnya telah menyerahkan data 37 juta pelanggan hasil survei DTKS kepada BPS untuk disempurnakan melalui pembaruan DTSEN.

Program verifikasi lapangan akan berlangsung Maret–Agustus 2026, melibatkan petugas PLN di lapangan—termasuk petugas baca meter (billman)—yang akan mendapatkan pelatihan langsung dari BPS.

Data yang dikumpulkan meliputi NIK, nomor telepon, geotag lokasi rumah, foto tampak depan, status kepemilikan bangunan, serta jumlah anggota keluarga.

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mendukung verifikasi lapangan sebagai bagian dari pemutakhiran data pelanggan terintegrasi dengan DTSEN.

Melalui kerja sama ini, PLN dan BPS optimistis dapat menghadirkan data statistik kelistrikan yang kredibel, transparan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat fondasi kebijakan pembangunan nasional berbasis data akurat dan terintegrasi.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News