Monitoring Resik-Resik Pasar, Wawali Ajak Pedagang Jaga Kebersihan dalam Rangka HUT ke-340 Kota Pasuruan

PASURUAN, 14 Februari 2026 – VNNMedia – Pemerintah Kota Pasuruan melakukan monitoring kegiatan resik-resik pasar di kawasan Pasar Gadingrejo, Jumat (13/2/26), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340. Kegiatan ini melibatkan TNI, DLHKP, Disperindag, serta UPT Pasar.

Wakil Wali Kota Pasuruan M. Nawawi (Mas Nawawi) mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih biasa, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama menjaga pasar tradisional yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami bersama-sama dalam rangka Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340 sengaja meninjau pasar yang kita cintai yang berada di Gadingrejo ini,” ujarnya di sela kegiatan.

Mas Nawawi mengajak seluruh pedagang untuk turut memiliki dan menjaga kebersihan pasar. Menurutnya, kebersihan bukan hanya tanggung jawab petugas, melainkan tanggung jawab bersama.

“Dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh pedagang, mari kita jaga pasar ini. Bagaimanapun juga, yang namanya kebersihan harus dijaga bareng-bareng,” katanya.

Tak hanya pedagang, pembeli juga diimbau untuk ikut berperan aktif mengurangi sampah, salah satunya dengan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja.

“Saya mengimbau kepada pembeli, kalau bisa saat belanja membawa kantong atau tas belanjaan sendiri. Kota Pasuruan ini ke depan menuju zero waste tahun 2029,” tegasnya.

Mas Nawawi berharap, dengan pasar yang bersih dan tertata, minat pembeli akan semakin meningkat sehingga berdampak positif terhadap perekonomian pedagang.

“Harapan saya, mari kita miliki pasar tradisional ini. Kita jaga kebersihannya bareng-bareng. Kalau pasarnya bersih, saya yakin pembeli juga akan semakin banyak,” tambahnya.

Kepada para petugas kebersihan, Mas Nawawi juga mendorong agar terus aktif mengingatkan dan mengedukasi pedagang serta pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan pasar.

“Saya juga mendorong petugas kebersihan, mari bareng-bareng saling mengingatkan agar kebersihan pasar ini bisa terus terjaga,” pungkasnya.

Melalui momentum Hari Jadi Kota Pasuruan ke-340, kegiatan resik-resik pasar ini diharapkan menjadi langkah nyata membangun budaya bersih sekaligus memperkuat citra pasar tradisional sebagai ruang ekonomi rakyat yang nyaman dan sehat.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia