Aditya Ardyansyah, Seimbangkan Pencapaian Akademik dan Kegiatan Kemahasiswaan

JEMBER, 19 April 2026 – VNNMedia – Di antara para wisudawan periode IX UNEJ, sosok Muhammad Aditya Ardyansyah berhasil mencuri perhatian. Mahasiswa Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) angkatan 2022 ini berhasil meraih prestasi sebagai salah satu wisudawan terbaik dengan capaian IPK tertinggi.

Sebagai mahasiswa aktif, berprestasi dan cumlaude, Aditya tercatat meraih medali perak dalam ajang National Youth Science Olympiade Bidang Biologi, mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa). Di bidang organisasi, ia menduduki jabatan sebagai Ketua Umum HMJ Biologi 2024 dan Presiden BEM FMIPA 2025. Selain itu, di bidang kurikuler ia juga pernah mengikuti kegiatan merdeka belajar kampus merdeka (MBKM) yaitu program magang di Geopark Ijen dan menjadi asisten praktikum mata kuliah Biologi Dasar dan Biomonitoring Lingkungan.

Di balik pencapaiannya, Aditya mengaku memiliki keinginan utama untuk membanggakan diri, orang tua dan orang-orang di sekitarnya. Salah satu caranya memanfaatkan kesempatan kuliah dengan sebaik dan semaksimal mungkin. Selain itu, peran dan dukungan keluarga, khususnya kedua orang tua juga menjadi penyemangat di setiap proses yang ia lalui.

“Saya ingin memanfaatkan kesempatan kuliah ini dengan sebaik mungkin dan memaksimal peluang yang ada. Peran keluarga tentu sangat besar bagi saya dalam melalui semua ini. Dukungan dari kedua orang tua saya, baik doa maupun motivasi menjadi satu hal yang membuat saya bisa tetap semangat hingga mencapai titik ini,” jelasnya.

Bagi Aditya, tantangan terbesarnya di dunia perkuliahan yakni management waktu antara akademik dan aktivitas organisasi. Akan tetapi, ia memiliki strategi cerdik dan solutif dengan membuat jadwal dan membagi waktu antara belajar, mengerjakan tugas, dan kegiatan organisasi. Selain itu, ia juga menerapkan belajar secara konsisten, tidak menunda pekerjaan dan mengulang materi secara berkala.

“Tantangan terbesar bagi saya adalah membagi waktu antara akademik dan aktivitas organisasi, terutama pada saat jadwal yang padat seperti banyak tugas dan praktikum. Strategi saya adalah manajemen waktu yang baik, disiplin waktu, dan membuat skala priorita. Hal ini agar saya lebih memahami, bukan hanya sekedar menghafal. Apalagi di jurusan Biologi cenderung banyak materi, sehingga yang saya lakukan tersebut sangat efektif. Saat perkuliahan, saya juga membuat resume materi dan membaca kembali materi setelah perkuliahan selesai,” ungkapnya.

Menariknya, Aditya menjelaskan alasannya aktif berorganisasi untuk meningkatkan soft skill yang tidak bisa didapatkan di dalam kelas. Selain itu, ia juga memiliki tekad yang kuat untuk mematahkan polemik bahwa mahasiswa organisasi selalu memiliki prestasi akademik yang rendah. Dengan segala usaha, ia berhasil membuktikan mahasiswa organisasi juga mampu mencetak prestasi akademik, bahkan menjadi lulusan terbaik dan tepat waktu.

“Yang paling menginspirasi saya adalah keinginan saya untuk membuktikan bahwa mahasiswa yang aktif dalam organisasi juga bisa memiliki akademik yang baik di perkuliahan, baik dengan IPK yang tinggi, lulus tepat waktu, dan mendapatkan penghargaan sebagai lulusan terbaik,” imbuhnya.

Sebagai penutup, Aditya membagikan tips berprestasi kepada para mahasiswa untuk selalu konsisten dan disiplin dalam perkuliahan serta berani mencoba hal baru. Meskipun memiliki banyak kesibukan, namun harus tetap menjadikan kuliah sebagai prioritas utama.

“Tips dari saya adalah tetap konsisten dan disiplin. Kuliah adalah tetap nomor satu, baru setelah itu kegiatan lain, seperti organisasi dan yang lainnya. Jangan ragu untuk mencoba pengalaman baru, selagi itu hal positif dan kita bisa mendapatkan manfaat dari apa yang kita lakukan. Yang terpenting adalah tetap tahu prioritas utama,” pungkasnya.

Pada wisuda kali ini, UNEJ turut mengukuhkan wisudawan berprestasi dari berbagai jenjang pendidikan. Pada jenjang Doktor, Dr. Riska Ayu Febrianti, S.Pd., M.Biotek dari Program Studi Bioteknologi, Fakultas Pascasarjana. Wisudawan asal Sidoarjo tersebut berhasil menyelesaikan studi doktoralnya dalam kurun waktu 2 tahun 4 bulan 21 hari dengan IPK sempurna 4,00.

Sementara itu, pada jenjang Magister, predikat cumlaude diraih oleh Sayyidati Marlinda Yunita, S.Pd., M.Pd. dari Program Studi Pendidikan Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP). Ia berhasil menuntaskan studi magisternya dalam waktu 1 tahun 4 bulan 12 hari dengan IPK sempurna 4.00.

Lebih lanjut, pada jenjang sarjana, salah satu wisudawan berprestasi adalah Zanuba Yusmani Rahmatullah, S.Ked dari Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran. Ia lulus dengan IPK 3,96 dan masa studi tidak kurang dan tidak lebih dari 3 tahun 4 bulan 18 hari.

Adapun pada jenjang Sarjana Terapan (Diploma IV), predikat cumlaude diraih oleh Irwinda Rorine Natalia, S.Tr.T. dari Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika, Fakultas Teknik. Ia lulus dengan IPK 3,84 dan masa studi 3 tahun 11 bulan 8 hari.

Terakhir, pada jenjang Diploma Tiga (D3), predikat cumlaude diraih oleh Wasiel Maulana Alayyubi, A.Md. dari Program Studi Usaha Perjalanan Wisata, Fakultas Sosial dan Ilmu Politik. Ia berhasil menyelesaikan studi dengan IPK 3,84 dan masa studi 2 tahun 11 bulan 9 hari.

Telusuri berita lain di Google News VNNMedia