
New Delhi, Minggu 03 Agustus 2025-VNNMedia- Pada Sabtu (2/8), The New York Times melaporkan bahwa India masih melanjutkan pembelian minyak ke Rusia, meski sebelumnya telah mendapat ancaman akan dikenakan tarif 100 persen oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
Dalam laporannya, The New York Times mengutip keterangan dua pejabat India yang tidak disebutkan namanya, dimana keduanya memastikan bahwa tidak ada perubahan kebijakan terkait minyak Rusia oleh New Delhi, termasuk arahan kepada perusahaan minyak India untuk mengurangi impor dari negara Putin tersebut
“Ini adalah kontrak minyak jangka panjang. Tidak semudah itu menghentikan pembelian secara tiba-tiba,” ujar salah satu pejabat tersebut
Mengutip Reuters, perusahaan pengolah minyak India seperti Indian Oil Corp, Hindustan Petroleum Corp., Bharat Petroleum Corp dan Mangalore Refinery Petrochemical Ltd, telah menghentikan pembelian minyak dari Rusia dalam satu minggu terakhir, bukan karena ancaman Trump, namun akibat diskon yang menyempit pada bulan Juli
Perusahaan pengolah minyak India mulai melakukan pengurangan impor minyak Rusia karena diskon menyusut ke level terendah sejak 2022-dimana sanksi barat pertama kali diberlakukan terhadap Rusia-, akibat penurunan ekspor Rusia serta permintaan yang stabil, seperti diungkap sumber pada Reuters awal pekan ini
Pada hari Jumat, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri India Randhir Jaiswal mengatakan India memiliki kemitraan yang stabil dan teruji dengan Rusia, dan bahwa hubungan Delhi dengan berbagai negara di dunia didasarkan pada nilai masing-masing dan tidak boleh dilihat melalui kacamata negara ketiga
Adapun pada pertengahan Juli lalu, Trump melancarkan ancaman pemberlakuan tarif 100 persen kepada negara-negara yang membeli minyak Rusia, kecuali Rusia melakukan kesepakatan damai dengan Ukraina
Rusia sendiri diketahui memasok 35 persen dari total kebutuhan minyak India, diikuti Irak, Arab Saudia dan Uni Emirat Arab
sumber: Bisnis.com
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News