
Beijing, 09 Juli 2025-VNNMedia- Perusahaan teknologi ByteDance, yang dikenal sebagai pemilik platform medsos populer TikTok, dilaporkan Busines Insider tengah mengembangkan versi baru dari CapCut khusus untuk pengguna di Amerika Serikat (AS)
Pengembangan aplikasi pengeditan video yang sangat populer oleh ByteDance itu disebutkan sebagai upaya perusahaan asal China tersebut untuk mematuhi UU AS tahun 2024, yang mengharuskannya melepas kepemilikan atas TikTok dan aset-aset lain di Amerika Serikat, atau akan menghadapi pelarangan operasi di negara tersebut
Sebelumnya santer dikabarkan jika TikTok tengah mengembangkan versi terbarunya yang juga diperuntukkan untuk pengguna AS
baca juga: TikTok Dikabarkan Bakal Rilis Versi Khusus AS
TikTok sendiri saat ini masih bisa beroperasi di AS setelah Trump memberikan perpanjangan ketiga selama 90 hari (sampai dengan 17 September 2025). Ia bahkan mengklaim bahwa sekelompok orang sangat kaya akan membeli TikTok, meski pembelian Tiktok dari ByteDance memerlukan persetujuan dari Beijing
CapCut sendiri diketahui telah diunduh lebih dari 1 miliar kali di Google Playstore, dan menjadi aplikasi video paling banyak diunduh di App Store IOS
Aplikasi ini banyak digunakan oleh konten kreator untuk membuat video yang menarik dan profesional, terutama untuk platform media sosial seperti TikTok dan YouTube, karena kemudahan penggunaannya dan hasil yang berkualitas tinggi tanpa watermark
Di sisi lain, belum ada laporan Lemon8 dan Gauth -aplikasi lainnya milik ByteDance- bakal dibuat versi AS mengikuti TikTok dan CapCut
sumber: Antara
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News