
Washington DC, 08 Juli 2025-VNNMedia- Setelah Pakistan secara resmi menominasikan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai penerima Nobel Perdamaian, kini giliran Israel menyatakan hal yang sama
baca juga: Pakistan Resmi Calonkan Donald Trump untuk Nobel Perdamaian
Pencalonan Trump tersebut disampaikan langsung PM Israel Benjamin Netanyahu dalam lawatannya ke ke Gedung Putih
“Trump sedang membangun perdamaian saat ini juga,” ujar Netanyahu di hadapan wartawan saat jamuan makan malam di Gedung Putih, Senin (7/7)
“Di satu negara dan satu kawasan ke kawasan lainnya. Karena itu saya ingin menyerahkan kepada anda, tuan Presiden, surat yang saya kirim ke Komite Nobel. Surat ini mencalonkan anda untuk menerima Nobel Perdamaian, yang sangat layak anda terima,” ujar Netanyahu kemudian
Pernyataan Netanyahu disambut Trump dengan mengatakan,”Mendengar pernyataan ini langsung dari anda, sangatlah berarti bagi saya.”
Sebelumnya, Donald Trump memang sering menyebut dirinya layak menerima hadiah Nobel Perdamaian. Ia bahkan sering mengkritik mantan Presiden Barack Obama yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian pada tahun 2009, setelah kurang dari delapan bulan menjabat
Trump bahkan pada tahun 2013 pernah menyerukan Komite Nobel Norwegia untuk mencabut penghargaan Obama karena dianggap kontroversial
Diketahui pemberian Nobel Perdamaian kepada Obama pada tahun 2009 dirasa kurang tepat oleh beberapa kalangan. Mengapa demikian? Karena penghargaan diberikan hanya selang 8 bulan sejak ia menjabat, sehingga dianggap belum memiliki cukup waktu untuk mencapai prestasi signifikan dalam perdamaian dunia
Saat itu Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Obama masih terlibat dalam dua perang besar, yaitu di Afghanistan dan Irak
sumber: Bloomberg
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News