
Washington DC, Jumat 22 Mei 2026-VNNMedia- Presiden AS Donald Trump mengumumkan pengiriman tambahan 5.000 tentara ke Polandia, hanya seminggu setelah Pentagon sempat membatalkan rencana pengerahan 4.000 pasukan ke negara tersebut.
Dilansir dari BBC, melalui platform Truth Social, Trump menyatakan keputusan ini didasarkan pada hubungan baiknya dengan Presiden Polandia Karol Nawrocki, sosok yang didukung Trump dalam pemilu tahun lalu. Langkah ini disambut positif oleh Sekjen NATO Mark Rutte, meski ia menilai Eropa memang harus terus berproses untuk mengurangi ketergantungan militer pada AS
Pengumuman ini sekilas bertolak belakang dengan agenda “America First” milik Gedung Putih yang ingin mengurangi total pasukan di Eropa. Menteri Luar Negeri AS, Antony Rubio, menegaskan bahwa AS terus mengevaluasi penempatan militernya secara global, namun pengiriman ke Polandia membuktikan kerja sama tetap berjalan. Di sisi lain, Rubio tidak menampik bahwa Trump kecewa dengan beberapa sekutu NATO lainnya karena dinilai kurang berkontribusi.
Kekecewaan ini sebelumnya berujung pada penarikan 5.000 pasukan AS dari Jerman menyusul perselisihan antara Trump dan Kanselir Friedrich Merz terkait isu Iran. Belum jelas apakah pasukan untuk Polandia ini diambil dari unit yang ditarik dari Jerman tersebut atau kelompok baru
Bagi Polandia sendiri, kehadiran militer ini memperkuat posisi mereka, terlebih Presiden Nawrocki dikenal sebagai sekutu dekat yang konsisten menyebut Trump sebagai penjamin utama keamanan Eropa
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News