
Berlin, Rabu 22 April 2026-VNNMedia- Maskapai Lufthansa umumkan pemangkasan 20.000 penerbangan jarak pendek sepanjang periode musim panas hingga Oktober untuk menekan biaya avtur, menyusul semakin memanasnya situasi di Timur Tengah yang dipicu perang Iran
Dilansir dari Antara, dalam pengumuman hari Selasa (21/4), maskapai asal Jerman itu mengatakan akan menurunkan kapasitas keseluruhan kurang dari 1% dalam kilometer kursi yang tersedia atau ASK (Available Seat Kilometeres) sekaligus melakukan penghematan 40 ribu metrik ton lebih bahan bakar jet
Pemangkasan itu menyasar pada rute-rute pendek, dari Frankfurt dan Munich, yang dianggap tidak viable bagi maskapai. Putaran pertama dari rencana tersebut telah dimulai pada Selasa kemarin dimana120 penerbangan harian telah dibatalkan, dan akan berlangsung hingga 31 Mei
Perusahaan juga menghapus sementara sedikitnya tiga destinasi termasuk Bydgoszcz dan Rzeszow di Polandia dan Stavanger di Norwegia. Selain itu 10 koneksi akan dikonsolidasikan melalui hub grup lainnya, termasuk layanan yang terhubung ke Heringsdorf, Tivat, Stuttgart, dan beberapa lainnya
Lufthansa dalam pernyataannya juga mengaku akan merevisi rute jarak menengah yang akan dipublikasikan paling lambat awal Mei, termasuk penyesuaian lanjutan untuk penerbangan jarak pendek selama musim panas
Terkait pasokan bahan bakar, Lufthansa menjamin jika ketersediaan bahan bakar yang mereka punyai cukup untuk beberapa minggu ke depan
Langkah Lufthansa itu mengikuti jejak maskapai Eropa lainnya, KLM Royal Dutch Airlines asal Belanda, yang mengumumkan pembatalan 160 penerbangan bulan depan, imbas kenaikan harga bahan bakar pesawat (avtur)
baca juga: Avtur Naik, Maskapai Belanda Batalkan 160 Penerbangan
“Ini menyangkut sejumlah kecil penerbangan di Eropa yang, karena kenaikan biaya avtur, saat ini tidak lagi layak secara finansial untuk dioperasikan,” jelas KLM
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News