Kebakaran RSUD Dr Soetomo Surabaya Tewaskan Pasien ICU, 37 Pasien Dievakuasi

SURABAYA, 15 MEI 2026 – VNNMedia – Kebakaran melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) di RSUD Dr Soetomo, Jumat (15/5/2026) pagi. Insiden tersebut menewaskan satu pasien ICU dan memaksa puluhan pasien lainnya dievakuasi demi keselamatan.

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Surabaya menerima laporan kebakaran dari Command Center 112 pada pukul 06.33 WIB. Tim pemadam tiba di lokasi sekitar tujuh menit kemudian dan langsung melakukan proses pemadaman serta evakuasi pasien bersama BPBD dan tim rumah sakit.

Asap hitam pekat sempat terlihat membumbung dari rooftop Gedung PPJT yang berada di samping instalasi gawat darurat rumah sakit. Sejumlah armada damkar diterjunkan untuk mencegah api merembet ke bangunan lain.

Kepala DPKP Surabaya, Leksita Rini Sevriani, mengatakan titik utama kebakaran berada di ruang farmasi lantai 5 gedung PPJT. “Ruangan yang terbakar memiliki luas sekitar 4×3 meter dan api tidak sampai menjalar ke ruangan lain di gedung enam lantai tersebut,” ujar Rini.

Di tengah proses pemadaman, sebanyak 37 pasien berhasil dievakuasi dari gedung. Sebagian pasien dipindahkan ke area IGD dan ruang resusitasi, sementara lainnya ditempatkan di ruang ROI 2 lantai 3 untuk penanganan lanjutan.

Namun, satu pasien ICU dilaporkan meninggal dunia dalam insiden tersebut. Korban diketahui bernama Sutaji (46), pasien asal Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, yang sebelumnya dirawat di lantai 6 gedung PPJT.

“1 pasien ICU meninggal dan 1 pasien berhasil dievakuasi,” kata Rini.

Selain korban meninggal, tiga petugas keamanan rumah sakit mengalami sesak napas saat membantu proses evakuasi. Mereka yakni Pilar Marga (27), Zulfi Sandi (29), dan Rian Rizki (26). Ketiganya kini menjalani penanganan intensif, dengan satu orang dalam kondisi triase merah dan dua lainnya triase kuning.

Api utama akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.35 WIB. Setelah itu, petugas melanjutkan proses pembasahan dan pengeluaran asap dari dalam gedung menggunakan blower untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

Hingga kini, penyebab kebakaran di Gedung PPJT RSUD Dr Soetomo masih dalam penyelidikan petugas berwenang.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News