Dituding Picu Kecanduan Anak, 29 Negara Bagian AS Gugat Meta

Menlo Park, Kamis 20 Agustus 2026-VNNMedia- Sebanyak 29 negara bagian di Amerika Serikat (AS) melayangkan gugatan hukum kepada Meta-perusahaan yang menaungi Instagram dan facebook- karena dianggap sengaja membuat pengguna anak-anak dan remaja kecanduan pada dua media sosial (medsos) populer itu

BBC pada hari Rabu (19/8) melaporkan persidangan atas gugatan tersebut digelar di pengadilan Oakland, California, dan menjadi kasus hukum terbesar bagi perusahaan milik Mark Zuckerberg ini

Menurut pengacara penggugat, Mega O’Neil, seperti dilansir dari bisnis.com, mengatakan bahwa Meta dianggap tidak cukup melakukan upaya pencegahan akses ke Instagram meski tahu bahwa jutaan anak usia 11-12 tahun menjadi pengguna platform tersebut

Isi gugatan mencakup pelanggaran aturan privasi federal dan negara bagian terkait perlindungan anak. Para penggugat menuntut Meta membayar ganti rugi miliaran dolar serta perubahan fitur Facebook dan Instagram, termasuk tanda jumlah suka dan infinite scroll-gulir tanpa batas yang memungkinkan pengguna menggulir (scrolling) ke bawah, tanpa perlu mengklik halaman berikutnya (pagination)

Dalam persidangan itu, O’Neil menyerahkan jutaan dokumen internal Meta termasuk hasil riset internal, email karyawan dan percakapan di jajaran manajemen perusahaan. Salah satu hasil riset yang dikutip berbunyi “Fitur produk yang dirancang untuk meningkatkan waktu penggunaan secara inheren bertentangan dengan kesejahteraan dan mengurangi kemampuan seseorang untuk fokus pada aktivitas yang memberikan nilai dalam kehidupan mereka”

Pengacara tersebut menilai Meta tetap menargetkan anak usia di bawah 13 tahun sebagai pengguna meski tahu dampak negatifnya. Selain itu perusahaan dianggap terus berupaya meyakinkan publik bahwa platform tersebut aman bagi pengguna anak dan remaja

“Meta mengatakan bahwa keselamatan lebih penting daripada keuntungan, tetapi menyembunyikan kenyataan bahwa berulang kali ketika harus mengambil keputusan, keuntunganlah yang menang,” kata O’Neil

Bantahan Meta

Meta melalui pengacaranya, Paul Schmidt, membantah semua tuduhan tersebut. Pada persidangan, Schmidt berargumen bahwa hasil riset internal itu tidak seluruhnya negatif, dimana hanya satu dari lima remaja menganggap Instagram membuatnya merasa buruk

Masih dari hasil riset, menurut Schmidt, ditemukan jika 41% remaja mengatakan Instagram membuatnya merasa lebih baik dan 41% lainnya menganggap tidak membawa pengaruh pada perasaaan mereka. Ia juga membantah tuduhan pembiaran pengguna di bawah 13 tahun, mengklaim bahwa regulasi privasi yang menjadi dasar gugatan justru membatasi kemampuan perusahaan untuk mendeteksi usia pengguna secara efektif

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News