
Seoul, Rabu 19 Agustus 2026-VNNMedia- Hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memang mengubah banyak hal, membuat pekerjaan yang dulunya rumit atau memakan waktu lama jadi jauh lebih praktis dan efisien. Tanpa disadari keberadaan AI telah menggantikan tugas dan pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia
Pemanfaatan teknologi AI secara masif di berbagai industri kian mengikis penyerapan tenaga kerja manusia. Dampaknya terasa nyata di Korea Selatan, di mana generasi muda di sana harus menghadapi persaingan ketat akibat kian menyusutnya ketersediaan lapangan kerja
Melansir Antara, Bank of Korea (BOK) dalam laporannya pada hari Selasa (18/8) mengatakan bahwa lapangan kerja bagi kaum muda terus menurun pada industri-industri dengan tingkat paparan AI tinggi. Data tersebut diambil dari catatan kepesertaan Layanan Pensiun Nasional (National Pension Service/NPS) Korsel serta survei penduduk yang aktif secara ekonomi
Laporan itu mengungkap jika lapangan kerja untuk generasi muda berkurang hingga 285.000 dalam empat tahun terakhir, dimana 94% nya (268.000) berasal dari industri-industri yang paling banyak mengadopsi teknologi AI
Bidang layanan informasi atau customer service menjadi sektor yang paling banyak mengalami penurunan (31,4%) dalam penggunaan tenaga manusia selama empat tahun terakhir, disusul sektor penerbitan (27,4%), pemrograman (16,6%), dan jasa profesional (11,6%)
Namun di sisi lain, sektor-sektor tersebut malah meningkatkan tawaran kerja bagi pekerja usia paruh baya (50an tahun), yang semakin memperlebar kesenjangan generasi (generation gap)
Dalam kesimpulannya, laporan itu mengatakan bahwa dampak AI bergantung pada cara penerapannya. Jika teknologi itu digunakan untuk otomatisasi maka kebutuhan akan tenaga kerja usia muda menjadi tidak diperlukan. Namun, jika AI dimanfaatkan sebagai alat pendukung kinerja manusia, potensi ancaman terhadap penyempitan lapangan kerja bagi generasi muda sebenarnya dapat diminimalkan
Disebutkan juga bahwa pada akhirnya keputusan dikembalikan kepada perusahaan. Apakah memilih teknologi AI untuk menggantikan tugas manusia atau memanfaatkannya sebagai penunjang kinerja karyawan
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News