Sambut 378 Jemaah Haji Kloter Pertama, Khofifah Apresiasi Layanan Imigrasi Berbasis Biometrik

SURABAYA, 2 MEI 2026 – VNNMedia – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyambut langsung kedatangan 378 jemaah haji Kloter I Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo di Asrama Haji Surabaya, Senin (1/6/2026) malam. Kepulangan kloter pertama ini sekaligus menandai dimulainya proses pemulangan jemaah haji Jawa Timur dari Tanah Suci.

Setibanya di Asrama Haji Surabaya, para jemaah menjalani pemeriksaan melalui teknologi Immigration Seamless Process Corridor Gate yang memungkinkan proses imigrasi berlangsung lebih cepat tanpa antre panjang maupun pemeriksaan paspor secara manual. Setelah itu, jemaah melanjutkan pemeriksaan kesehatan melalui pemindaian suhu tubuh oleh petugas Kementerian Kesehatan.

Khofifah mengaku bersyukur seluruh jemaah haji Kloter I tiba dalam kondisi sehat dan dapat kembali berkumpul dengan keluarga setelah menyelesaikan rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.

“Alhamdulillah para jemaah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat. Semoga seluruh ibadah yang dijalankan diterima Allah SWT dan seluruh jemaah menjadi haji mabrur serta hajah mabrurah,” kata Khofifah.

Sebagai Koordinator Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya, Khofifah juga mengapresiasi inovasi layanan yang diberikan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI melalui penerapan teknologi Immigration Seamless Process Corridor Gate.

Menurutnya, sistem berbasis biometrik tersebut memungkinkan jemaah melewati pemeriksaan imigrasi hanya dengan pemindaian iris mata tanpa perlu menunjukkan paspor atau menjalani pemeriksaan manual yang memakan waktu.

“Teknologi ini sangat membantu karena jemaah cukup berjalan melewati alat pemindai dan identitas langsung terverifikasi melalui sensor iris mata. Prosesnya lebih cepat, aman, dan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian,” ujarnya.

Khofifah menilai penerapan ekosistem digital dalam layanan keimigrasian menjadi langkah penting untuk meningkatkan kenyamanan jemaah haji, terutama setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci menuju Indonesia.

Selain menyampaikan ucapan selamat datang, Khofifah juga mengajak seluruh jemaah dan keluarga yang hadir untuk mendoakan jemaah haji asal Jawa Timur yang wafat selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan dan berharap seluruh amal ibadah para jemaah yang wafat diterima Allah SWT.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah turut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji 2026, mulai dari proses pemberangkatan, pelayanan di Tanah Suci hingga pemulangan jemaah ke Indonesia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Jawa Timur, M. As’adul Anam, menyebut pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berjalan lebih baik, terutama dari aspek kesehatan jemaah. Ia melaporkan bahwa pada Kloter I tercatat satu jemaah wafat dan satu lainnya masih menjalani perawatan karena sakit.

As’adul juga memberikan apresiasi terhadap penerapan layanan Seamless Corridor yang mempercepat proses verifikasi dan pemeriksaan kedatangan jemaah haji di Asrama Haji Surabaya.

“Kami berterima kasih kepada pihak imigrasi atas inovasi layanan ini. Saat ini fasilitas Seamless Corridor untuk kepulangan jemaah haji baru tersedia di dua lokasi, yakni Bandara Soekarno-Hatta Jakarta dan Bandara Internasional Juanda Surabaya,” ujarnya.

Baca Berita Menarik Lainnya di Google News