
JAKARTA, 31 MEI 2026 – VNNMedia – Indonesia diperkirakan membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030. Namun, saat ini jumlah tenaga kerja yang memiliki kompetensi digital baru mencapai sekitar 6 juta orang, sehingga masih terdapat kesenjangan kebutuhan sumber daya manusia di sektor teknologi.
Melihat tantangan tersebut, vivo Indonesia memperkuat kontribusinya di bidang pendidikan melalui program beasiswa vivo NexGen Scholars. Program yang berjalan sejak 2025 itu memberikan 60 beasiswa penuh kepada mahasiswa terpilih untuk menempuh pendidikan di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).
Program ini merupakan hasil kolaborasi vivo Indonesia, Hoshizora Foundation, dan PENS dengan tujuan memperluas akses pendidikan tinggi di bidang sains dan teknologi sekaligus menyiapkan talenta yang sesuai dengan kebutuhan industri digital.
Public Relations Director vivo Indonesia, Arga Simanjuntak, mengatakan pengembangan talenta muda menjadi bagian penting dalam mendukung transformasi digital nasional. “Kami ingin memastikan generasi muda tidak hanya memiliki akses pendidikan, tetapi juga kesempatan mengembangkan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan,” ujarnya dalam keterangan tertulis.
Program vivo NexGen Scholars berfokus pada enam bidang strategis, yakni Teknik Informatika, Sains Data Terapan, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Elektro Industri, dan Teknologi Game. Bidang-bidang tersebut dinilai memiliki prospek tinggi seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja digital di berbagai sektor.
Selain bantuan biaya pendidikan, program ini juga mendorong pengembangan kompetensi mahasiswa melalui berbagai aktivitas akademik dan nonakademik.
Executive Director Hoshizora Foundation, Yudi Anwar, menyebut dampak awal program mulai terlihat dari capaian akademik para penerima beasiswa. Rata-rata indeks prestasi kumulatif (IPK) mahasiswa pada semester awal mencapai 3,41, dengan nilai tertinggi mencapai 3,9.
Menurutnya, para mahasiswa juga aktif mengikuti organisasi, kompetisi, komunitas, serta berbagai proyek teknologi yang mendukung kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
Sejumlah penerima beasiswa berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan memiliki latar belakang ekonomi yang beragam. Program ini membuka peluang bagi mereka untuk mengenyam pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang teknologi.
Melalui vivo NexGen Scholars, vivo berharap dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang siap menghadapi kebutuhan industri digital sekaligus mendukung target Indonesia dalam memenuhi kebutuhan talenta teknologi pada 2030 dan menuju Indonesia Emas 2045.
Baca Berita Menarik Lainnya di Google News