
Hong Kong, Senin 25 Mei 2026-VNNMedia- Li Jiaying (43), seorang perwira polisi sekaligus ibu dari tiga anak, mencetak sejarah sebagai astronot pertama asal Hong Kong yang berhasil meluncur ke luar angkasa Bertindak sebagai ilmuwan muatan (payload specialist), Li meluncur dari Gurun Gobi bersama dua astronot lainnya menuju stasiun luar angkasa Tiangong milik Chiina menggunakan roket Long March 2-F.
Melansir BBC, misi yang dinamakan Shenzhou-23 ini ditugaskan untuk mempelajari efek mikrogravitasi pada tubuh manusia serta melakukan berbagai eksperimen ilmiah. Berbeda dari misi sebelumnya yang biasa berlangsung selama enam bulan, kali ini salah satu kru dijadwalkan untuk tinggal di orbit selama satu tahun penuh guna menguji ketahanan fisik manusia dan perangkat keras.
Keterlibatan Li dalam misi ini disambut hangat dan disebut sebagai momen bersejarah oleh Kepala Eksekutif Hong Kong, John Lee. Analis menilai keberhasilan figur populer seperti Li dapat dimanfaatkan oleh pemerintah China untuk membangkitkan rasa patriotisme, khususnya di kalangan generasi muda Hong Kong
Peluncuran Shenzhou-23 juga menjadi langkah terbaru dalam program antariksa ambisius China untuk mengirimkan manusia ke Bulan pada tahun 2030. Misi jangka panjang ini sekaligus mempercepat persaingan antariksa dengan Amerika Serikat yang menargetkan pendaratan awak manusia di Bulan pada tahun 2028
Baca Berita Menarik Lainnya Di Google News